SuaraSurakarta.id - Tak disangka presenter Desta Mahendra ternyata lahir di Kota Solo. Sosok yang terkenal sebagai pembawa acara program talkshow di televisi swasta rupanya memiliki sejarah di kota bengawan.
Seperti apa profil Desta Mahendra yang sudah terjun di dunia hiburan sejak era 90-an?
Profil Desta Mahendra
Dilansir dari Solopos.com, Desta memiliki nama lengkap Deddy Mahendra Desta. Desta lahir pada 15 Maret 1977 di Kota Solo, Jawa Tengah.
Desta merupakan Anak dari pasangan Prakosa Hadiwijaya dan Tina Prakosa. Dia merupakan keturunan etnis Tionghoa dan Jawa.
Mengutip dari berbagai sumber, Senin (26/7/2021), Desta mengawali karirnya sebagai penyiar radio pada 1990-an. Hingga kini, dia juga masih aktif mengudara di radio.
Dirinya juga sempat berkecimpung di dunia musik dengan membuat band bernama Clubeighties. Personilnya antara lain Lembu Wiworo Jati, Vincent Ryan Rompies, Cliffton Jesse Rompies, dan Sukma Perdana Manaf. Dia berposisi menjadi pemukul drum di band itu.
Desta kemudian melebarkan sayap ke dunia akting dengan membintangi sejumlah sinetron dan film layar lebar. Ia membintangi film seperti Get Married bersama Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubair pada 2007.
Dia juga bermain di film Jagad X Code pada tahun yang sama.
Baca Juga: 7 Potret Rumah Ariana Grande di Tengah Hutan, Harganya Ditaksir Rp 97 Miliar
Saking mencintai dunia musik, Desta bersama rekannya, Vincent dan Tora Sudiro, membentuk grup musik bernama The Trash pada 2009.
Bukan hanya mahir beradu akting dan bermain musik, Desta juga dikenal sebagai komedian. Dia pernah mengisi di acara lawak, Opera Van Java, pada 2012.
Jadi Model
Desta bisa dibilang artis multitalenta dengan segudang bakatnya. Selain menjadi penyiar radio, pemain film, dan pelawak, dia juga pernah menjadi bintang iklan.
Dengan tinggi badan 171 cm, membuatnya cocok menjadi model. Produk yang pernah ia bintangi iklannya yakni Wafret (2003), Axis (2008), McDonald’s (2006), dan beberapa lainnya.
Menikah Dengan Natasha Rizky
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok