Ilustrasu Petugas yang mengenakan APD memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19. (Antara)
Ketua Paguyuban Pengemudi Ambulans Soloraya (Pedas), Nanang Khoironi, membenarkan ada salah satu sopir ambulans yang dikontak oleh JS. Sopir tersebut bernama Dwi Ardian.
“Sopir ambulans ini datang ke lokasi. Tapi sampai sana dia curiga karena gang menuju rumah pasien diportal. Selain itu juga di sana ada polisi,” ujar Nanang.
Sopir ambulans mendapat informasi pasien yang meninggal itu positif corona dan keluarganya menolak pemakaman dengan prokes. Akhirnya ia tidak jadi mengambil jenazah karena khawatir dengan risikonya.
Karena tak ada yang mau membantu memulasarakan dan memakamkan jenazah istrinya, JS akhirnya kembali lagi ke RSUD Ngipang dan setuju istrinya dimakamkan dengan prokes. Saat ini jenazah Kh sudah dimakamkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi