SuaraSurakarta.id - Ulama Bangladesh mengeluarkan fatwa mengejutkan berkaitan dengan media sosial Facebook.
Sang ulama mengeluarkan fatwa tentang React ‘haha’ yang ada dalam fitur Facebook dilarang dan diharamkan.
Adapun hal tersebut dicetuskan oleh seorang ulama terkemuka Muslim Bangladesh dengan pengikut online yang besar.
Dilansir Terkini.id--jaringan Suara.com, Ia diketahui telah mengeluarkan fatwa terhadap orang-orang yang menggunakan reaksi ‘haha’ Facebook dengan alasan bahwa emoji tersebut bersifat mengejek orang lain, sebagaimana dilansir terkini.id dari Straits Times via Kompas pada Kamis, 24 Juni 2021.
Sebagai informasi, ulama itu bernama Ahmadullah yang memiliki lebih dari tiga juta pengikut di Facebook dan YouTube.
Ahmadullah adalah salah satu pendakwah Islam generasi baru Bangladesh yang paham internet dan berhasil menarik jutaan pengikut secara online.
Ia juga secara teratur muncul di acara televisi untuk membahas masalah agama di negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut.
“Saat ini kita menggunakan emoji ‘haha’ Facebook untuk mengejek orang lain,” ujarnya dalam video yang telah dilihat lebih dari dua juta kali itu.
“Jika kita bereaksi dengan emoji ‘haha’ murni untuk bersenang-senang dan hal yang sama dimaksudkan oleh orang yang memposting konten, tidak apa-apa,” sambungnya.
Baca Juga: Ngelapak Narkoba dan Tag Akun Perwira, Pemilik Akun Iwan Conthinue Datangi Kantor Polisi
“Tapi jika reaksi Anda dimaksudkan untuk mengejek atau mengolok-olok orang yang memposting atau berkomentar di media sosial, dalam Islam itu dilarang sama sekali,” tegasnya lagi.
“Demi Allah, saya meminta Anda untuk menahan diri dari tindakan ini. Jangan bereaksi dengan ‘haha’ untuk mengejek seseorang.”
Ulama asal Bangladesh tersebut kemudian membahas perihal menyakiti seorang Muslim.
“Jika Anda menyakiti seorang Muslim, dia mungkin akan merespons dengan bahasa buruk yang tidak terduga.”
Ribuan pengikut Ahmadullah di sosial media bereaksi terhadap videonya, sebagian besar positif, meskipun beberapa ratus mengolok-oloknya menggunakan emoji ‘haha’.
Komentar ulama generasi baru tentang masalah agama dan sosial sangat populer, menarik jutaan penayangan per video.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jokowi Restui Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil V Jateng, Sudah Dihitung dan Kalkulasi Resikonya
-
Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten