SuaraSurakarta.id - Kabar duka menyelimuti persepak bolaan Indonesia termasuk Kota Solo.
Dananjaya, pelatih yang sukses membawa Arseto Solo juara Galatama musim 1992 meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kabar itu dibenarkan mantan pemain Arseto Solo, Ahmad Sukisno.
"Benar mas. Meninggal dunia tadi di rumah sakit," kata Sukisno kepada Suarasurakarta.id.
Mantan pelatih Persis Solo itu mengakui jika sosok Dananjaya merupakan pelatih cerdas dan berkarakter semasa masih bermain.
"Mas Dananjaya itu pelatih yang low profile dan ceria. Namun tegas ke pemain," ucapnya.
Sebagai informasi, almarhum Dananjaya merupakan salah satu sosok berpengalaman di sepakbola Indonesia. Ia tercatat lama menjadi pemain profesional Indonesia seperti Persija hingga Perkesa Mataram.
Ia tercatat sempat menukangi PSIM Yogyakarta di Liga Dunhill I tahun 1997 dan juga asisten Timnas Piala Tiger tahun 2000.
Danan juga diketahui memiliki karier kepelatihan panjang. Ia pernah menukangi klub seperti Persih Tembilahan, PSIM, Persik Kediri hingga PSS Sleman.
Baca Juga: Semakin Lengkap, Abduh Lestaluhu Resmi Bergabung dengan Persis Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK