SuaraSurakarta.id - Kebakaran hebat melanda sebuah counter handphone di Dukuh Nglano Wetan, RT 002/RW 005, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.
Akibat musibah itu, counter milik Novi Sugiharto atau dikenal dengan Agung (43) ludes dilahap si jago merah. Kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta.
Di dalam bangunan counter HP di Karanganyar ini terdapat tujuh unit laptop, dua unit personal computer (PC), dan dua berkas sertifikat rumah. Selain itu, ada empat berkas BPKB sepeda motor Honda Tiger, dua berkas Honda C70, dan Honda Supra Fit.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, api melalap counter dan service handphone “27 PC” saat counter tersebut tutup. Tidak ada orang di dalam counter tersebut.
Kasubbag Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla, menyampaikan kebakaran kali pertama diketahui warga Dukuh Kaling, RT 003/RW 003, Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Sunaryo (45).
“Saat itu, saksi (Sunaryo) sedang berada di belakang counter handphone. Dia mendengar suara ledakan. Lalu dia ke depan, melihat api berkobar dari bagian depan, pojok kiri di bangunan counter handphone itu. Dia berteriak minta tolong,” ujar Agung, Senin (31/5/2021).
Setelah mendengar teriakan tersebut, warga setempat berhamburan. Mereka berupaya memadamkan api yang melahap counter HP di Karanganyar tersebut. Agung menyampaikan petugas pemadam kebakaran (damkar) sampai ke lokasi kejadian 15 menit kemudian.
“Api berhasil dipadamkan setelah 45 menit. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta,” tutur dia.
Kerugian ratusan juga rupiah itu diderita pemilik counter karena bangunan ukuran 7 meter x 11 meter tersebut ludes dilalap api.
Baca Juga: 11 Kisah Tragis Kebakaran Pasar Senen dari 1974 sampai 2021
Api juga menghanguskan handphone baru maupun milik pelanggan yang sedang diperbaiki, voucher, dan spare part di counter HP di Karanganyar tersebut.
“Untuk kerugian handphone, voucher, dan spare part sedang dihitung. Bangunan dinding tembok, atap dari asbes, usuk dari kayu, empat unit pintu dari kayu. Jadi material yang mudah terbakar. Dugaan awal kebakaran terjadi karena hubungan pendek arus listrik dari KWH meter,” jelas dia.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar, Renggo Buono, menyampaikan tim damkar dibantu sukarelawan datang ke counter HP itu dalam waktu lima menit setelah menerima laporan.
“Pukul 21.30 WIB api berhasil dipadamkan. Selain Damkar, kami juga melibatkan BPBD Karanganyar, SAR Karanganyar, PMI Karanganyar, Polsek Tasikmadu, Koramil Tasikmadu, Satpol PP Karanganyar, dan sukarelawan setempat,” kata Renggo.
Unit Damkar Karanganyar menggunakan dua unit damkar, satu unit Kijang Rescue, dan satu unit tangki BPBD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance