SuaraSurakarta.id - Kebakaran hebat terjadi di gudang minyak tiner yang terletak di Jl. Solo-Sragen, tepatnya di Dukuh Sukorejo RT 023, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Jumat (21/5/2021) dinihari.
Dari kebakaran Gudang Minyak Tiner di Sragen tersebut, tiga orang dikabarkan mengalami luka bakar akibat terjadinya kebakaran.
Dilansir dari Solopos.com, salah seorang penjaga gudang sempat berlari ke permukiman warga dalam kondisi luka bakar untuk meminta tolong saat terjadi kebakaran hebat di gudang tiner itu.
Ketua RT 023 Dukuh Sukorejo, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Budi Rahayu, 43, menyampaikan salah satu penjaga gudang yang juga warga Sukorejo, Daryono, sempat berlari ke perkampungan seraya meminta tolong kepada warga.
“Saya tidak ingat jam berapa. Saat itu kondisi Daryono atau Daryanto itu mengalami luka bakar yang mengkhawatirkan. Kami tidak tega melihatnya. Saat itu api sudah terlihat dari perkampungan,” ujar Budi saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat pagi.
Dia mengatakan istrinya langsung meminta bantuan di grup Whatsapp Sidoharjo dan menghubungi pemadam kebakaran. Dia melanjutkan oleh warga Daryono dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Masaran.
“Untuk dua korban lainnya tidak tahu. Kemungkinan juga dievakuasi warga dibawa ke RS PKU juga. Untuk kejadian lainnya tidak tahu,” ujarnya.
Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Heru Suharto, menyampaikan ketiga korban kebakaran terdiri atas Daryono, 34, warga Sukorejo RT 023, Duyungan, Sidoharjo, Sragen; Tri Mariyanto, 21, warga Dukuh Mojoroto, Singopadu, Sidoharjo, Sragen; dan Ngadiyo, 40, warga Dukuh Bakungan, Purwosuman, Sidoharjo, Sragen.
“Daryono dan Tri Mariyanto mengalami luka bakar 80%. Ngadiyo mengalami luka bakar 50%,” ujar Heru.
Baca Juga: Klaster Tarawih di Sragen, Imam Masjid dan Keluarganya Positif Covid-19
Dia menjelaskan ketiga korban dievakuasi warga setempat ke RS PKU Muhammadiyah Masaran.
"Pagi ini, saya mendapat laporan dari RS kalau ketiga korban dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Duyungan, Arie Kurniasari, menyampaikan lahan dan bangunan gudang yang terbakar milik Suharmi warga Duyungan tetapi disewakan ke pihak lain.
“Penyewa bangunan ini belum tahu. Pak Bayan masih berusaha mencari informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Diberitakan, gudang minyak tiner seluas 15 meter x 20 meter berisi truk tangki berkapasitas 24.000 liter hangus terbakar bersama puluhan tong dan dua unit motor, Jumat sekitar pukul 02.25 WIB.
Proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, yakni mencapai 2,5 jam dengan melibatkan enam unit mobil pemadam kebakaran, yakni tiga unit dari Sragen, satu unit Solo, satu unit dari Karanganyar, dan satu unit mobil tangka penyuplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada