SuaraSurakarta.id - Berbagai cara dilakukan masyarakat saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) , Kamis, (20/5/2021).
Termasuk yang terlihat di Terminal Tirtonadi Solo. Untuk menjunjung rasa nasionalisme, ratusan komunitas awak bus, pegawai terminal, porter, hingga calon penumpang kompak menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Hal ini kita lakukan untuk menjunjung rasa nasionalisme para pegawai, penumpang, hingga kru bus di lingkungan Terminal Tirtonadi," ungkap Kepala Terminal Tipe A Tirtonadi Solo Joko Sutrisno.
Acara yang dilakukan pada pukul 10.00 WIB, menurut Joko serempak para pekerja membawa puluhan bendera merah putih yang sudah disiapkan oleh petugas terminal.
Dengan mengayunkan bendera, mereka secara bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang berlangsung di sisi timur terminal.
Tak hanya para pekerja saja yang melakukannya. Para calon penumpang buspun juga serempak berdiri begitu mendengar lantunan lagu kebangsaan.
"Mereka bernyanyi bersama. Baik calon penunpang bus maupun pekerja di terminal. Sementara kalau untuk calon penumpang bus mereka bernyanyi diruang tunggu diiringi lagu yang kita putar melalui sound yang berada setiap sudut ruangan," tuturnya.
"Minimal untuk terus menggugah rasa nasionalisme bagi generasi milenial, bahwasannya kita kita yang sudah tua masih semangat untuk NKRI," tegasnya.
Muhammad Kasan, salah satu komunitas awak bus, senang bangga bisa melakukan hal demikian secara bersama. Dia menceritakan sudah lama tak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hal ini ia lakukan lagi secara bersama, membuat bulu kuduk merinding.
Baca Juga: Mengunjungi Museum di Hari Kebangkitan Nasional
"Senang, bangga mas. Baru kali ini di terminal membuat acara memperingati Hari Kebangkitan Nasional gunakan bendera dan nyanyi bersama. Merinding rasanya," tuturnya.
Dirinya berharap di Harkitnas ini, pandemi Covid-19 segera berakhir dan bisa bekerja dengan normal.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok