SuaraSurakarta.id - Seorang perempuan paruh baya yang mengenakan baju berwarna hitam kedapatan minum air kemasan botol di salah satu minimarket. Bukannya dibawa ke kasir untuk dibayar, minuman tersebut justru diletakkan kembali ke dalam showcase di Alfamart.
Dalam video yang di unggah akun instagram @beritapekalongan1 berdurasi 27 detik ini, terlihat pegawai alfamart disalah satu Kota Pekalongan meminta ibu tersebut untuk membayar dan mengambil botol bekas yang telah diminumnya itu.
Akan tetapi, ibu itu terus mengelak, bahkan sampai mengaku punya kenalan polisi.
Tidak berselang lama, akhirnya ibu yang tidak diketahui identitasnya tersebut mengaku kalau dirinya memang tidak memiliki uang. Meski begitu, perbuatannya tetap disesalkan karena mengkhawatirkan akan menjadi suatu kebiasaan.
Dalam keterangan caption di akun tersebut, diceritakan menurut saksi ternyata ibu ini sering melakukan perbuatan seperti itu. Memang awalnya sengaja didiamkan, namun lama kelamaan malah melunjak, hingga akhirnya diciduk pada Rabu, (05/05/2021).
Hingga video itu beredar, telah ditonton sebanyak 900 lebih warganet.
Meski demikian, adanya kejadian itu menuai tanggapan beragam dari warganet di media sosial. Mereka juga menyayangkan mengapa wajah pelakunya tidak diperlihatkan secara jelas.
"Minuman paling piro si regane, kok nganti ngisi"ke awae'e dewe," tulis akun instagram @deatyass.
"Nek nde kenalan polisi yo tinggal selesaikan nang kantor polisi," kata akun instagram @froogie_harriez.
Baca Juga: Barang Bekas Banjir Dijual Lagi, Polisi Periksa Pegawai Alfamart
"Aku seng nduwe kenalan presiden yo biasa tok," ucap akun instagram @aji_pangestu.
Sedangkan karena saking jengkelnya melihat video itu, akun instagram @melly_tiga_belas meminta pihak minimarket untuk memajang fotonya.
"Di foto si ibuknya, trus dipajang disemua stan alfamart sepekalongan. Bila perlu se jawa tengah sekalian," jelasnya.
Kontributor: Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng