Sementara itu Ketua RT 01 RW 05 Gajahan, Joko Purwanto juga mengaku kecewa. Pak lurah merupakan orang yang baik di warga dan sering kumpul-kumpul dengan warga.
"Jelas kecewa dan warga tidak terima pak lurah dicopot. Warga mendukung pak lurah, nanti tanda tangan dari warga ini akan diserahkan ke wali kota," terang dia.
Warga minta agar pak lurah tetap masih bertahan di Kelurahan Gajahan. Soal pungutan sebenarnya pak lurah sudah dua kali tidak mau untuk tanda tangan, yang minta tanda tangan itu Linmasnya.
"Dua kali tidak mau tanda tangan, baru yang ketiga akhirnya tanda tangan dan itu tidak ada desakan daro warga. Pak Lurah itu orangnya baik dan mampu, bahkan mau nomboki dulu, seperti sampah pembayaran 5rtelat berapa bulan dan belum gajian ditomboki dulu," ucapnya.
Terpisah Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryatmo mengatakan memang ada spanduk yang isinya dukungan oleh warga. Namun, segera mungkin sudah dicopot oleh petugas.
"Memang ada spanduk dan kita langsung bergerak turun ke bawah dan dilacak ternyata warga Reksoniten Gajahan. Kita langsung kumpulkan mereka dan berikan informasi mulai dari awal hingga akhir, merekapun mau menerima," tutur dia.
Ari menambahkan, masalah ini sudah diselesaikan ditingkat warga. Nantinya akan menunjukan Plt dari kecamatan atau kelurahan untuk ditempatkan di Gajahan.
"Hari ini kita tunjuk Plt. Karena sesuai dawuh wali kota, untuk tugas kedepannya itu Jogo Tonggo harus bisa menyesuaikan," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Spanduk 'Save Lurah' hingga 'WeTrustSuparno' Muncul Usai Dicopot Gibran
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Ungkap Alasan Rismon Berbelok, Sudah Habiskan Uang Rp600 Juta?
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya
-
Antisipasi 8,2 Juta Pemudik, Polda DIY Siapkan Puluhan Drone Live Monitoring Urai Simpul Kepadatan
-
Didampingi Pengacara, Rismon Temui Jokowi dan Minta Maaf Langsung
-
7 Fakta Dibalik Kasus Warga Karanganyar Grebek Pria di Rumah Janda yang Berujung Laporan Polisi