SuaraSurakarta.id - Pandemi Covid-19 masih mengintai kita semua. Di Sukoharjo Seorang imam masjid terkonfirmasi positif Covid-19. Otomatis, seluruh jamaahnya melakukan isolasi mandiri dan melakukan tes Covid-19.
Imam masjid yang positif Covid-9 itu berada di Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo. Tak menutup kemungkinan terjadi transmisi penularan terhadap jemaah masjid tersebut.
Dilansir dari Solopos.com, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukoharjo, Havid Danang Purnomo, mengatakan imam masjid tersebut mengalami gangguan pernapasan dan demam. Imam masjid itu langsung dibawa ke rumah sakit dan menjalani uji swab dengan hasil positif.
"Baru malam ini ketahuan terinfeksi Covid-19. Saat ini, beliau dirawat di rumah sakit sementara keluarganya menjalani isolasi mandiri di rumah," kata dia, Sabtu (1/5/4) malam.
Baca Juga: Imam Masjid Muhammadiyah Meninggal Dunia Saat Berdoa di Atas Mimbar
Havid menyebut imam masjid itu berinteraksi dengan jemaah hampir setiap hari saat menunaikan salat berjamaah atau kegiatan ibadah lainnya pada bulan puasa. Bahkan, saat berbuka puasa bersama, imam masjid itu juga kerap berbuka puasa bersama jemaah.
Jumlah kontak erat imam masjid sekitar 50 orang. Rencananya, mereka bakal menjalani uji swab di Kantor Kelurahan Banmati pada Minggu (2/5/2021).
"Satgas tingkat desa dan kecamatan langsung berkoordinasi untuk mencegah penularan virus. Masjid tersebut tidak digunakan untuk sementara. Petugas bakal menyemprot disinfektan di seluruh area masjid," ujar dia.
Havid sudah mewanti-wanti para takmir masjid agar menerapkan protokol kesehatan saat ada kegiatan ibadah. Hampir separuh masjid dan musala di wilayah Kecamatan Sukoharjo melanggar protokol kesehatan. Misalnya, jemaah tidak memakai masker dan. tidak menerapkan physical distancing.
Sebelumnya, tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sukoharjo mendapati sejumlah jemaah tak memakai masker saat inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah masjid pada pekan lalu.
Baca Juga: Larangan Mudik, Perusahaan Bus di Sukoharjo Ini Pilih Berhenti Beroperasi
"Mereka diberi edukasi tentang protokol kesehatan dan menjalani tes antigen," papar dia.
Berita Terkait
-
Tragis! KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, 4 Tewas di Tempat
-
Sosok Muhsin Hendricks, Imam Masjid Gay Pertama di Dunia yang Ditembak Mati di Afrika Selatan
-
Viral Video Imam Masjid Gay Muhsin Hendricks Ditembak Mati di Afrika Selatan
-
Mudik Gratis Lebaran 2025 Pemkab Sukoharjo, Ini Syarat Daftarnya
-
Komentar Ahli Gizi terkait Puluhan Siswa Sukoharjo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total