SuaraSurakarta.id - Syariah Hotel Solo mengusung konsep unik dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H 2021, khususnya dalam penyajian menu berbuka.
Program Makbusyah atau makan buka puasa sepuasnya di Syariah Hotel Solo mengangkat menu ala tradisional atau pawon ndeso.
Dimulai dari menu makanan khas pedesaan seperti sambel goreng tumpang tahu, sayur asem, jangan gori, asem tetelan, lodeh terong.
Lalu sambel goreng jipan, laksa daging dan ayam, nasi bandeng, pepes tahu jamur, ikan asin, garang asem, mendoan. Sedangkan minuman seperti jenang ketan hitam dan sebagainya.
"Kami menghadirkan makanan dan minuman yang kental dengan nuansa makanan tradisional. Seperti kami menghadirkan pawon ndeso lengkap dengan dekorasi dapur lengkap dan ornamen tempoe dulu," ungkap Public Relation Syariah Hotel Solo, Mely Gunari saat berbincang dengan SuaraSurakarta.id, Minggu (18/4/2021).
Selain itu, lanjut Mely, dari sisi ornamen mengigatkan pengunjung dengan suasana di desa. Mulai tampah, caping, wajan dari tanah liat, dan gerabah.
Sementara itu, ornamen penghias lain seperti ketan hitam, kedelai, beras, kacang panjang, pari, Sawi terong, hingga bumbu pawon.
"Dengan konsep seperti ini, semuanya bisa berkesempatan melihat dapur tempoe dulu atau masakan jawa. Makanan ada aneka jenang, wedang, lauk ndeso sambal, sego, dan jangan ndeso," ucap dia.
"Apalagi jika masyarakat rindu dengan suasana pedesaan dan tidak bisa mudik bisa datang ke hotel kami. Sembari berbuka juga merasakan kehangatan suasana pedesaan," tambah Mely.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Makassar Minggu 18 April 2021 dan Masjid Tertua di Sulsel
Berkait harga, Mely menyebut dibanderol Rp 65 ribu per orang, masyarakat sudah bisa makan dan minum sepuasnya saat berbuka puasa.
Mely mengungkapkan, bagi pengunjung yang ingin berbuka harap segera booking terlebih dahulu. Tujuannya, untuk menyesuaikan kapasitas kursi pengunjung.
"Total kapasitas ada 75 orang dengan total 30 pax," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026