SuaraSurakarta.id - Persis Solo tengah melakukan seleksi pemain untuk menyiapkan kompetisi Liga 2 mendatang.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendorong Laskar Sambernyawa memberi kuota seluas-luasnya bagi pemain lokal yang punya talenta.
Menurut Gibran, banyak potensi daerah yang dapat unjuk gigi di Persis Solo.
“Sebisa mungkin pemain lokal Solo dominan di Persis. Kami ingin bibit-bibit terbaik di Solo terwadahi di Persis,” ujar Gibran dilansir dari Solopos.com di Balai Kota Solo, Rabu (31/3/2021).
Gibran yakin sang adik yakni Kaesang Pangarep yang notabene Direktur Utama Persis Solo satu pemikiran soal pentingnya memberi ruang bagi pemain lokal berbakat.
Gibran sendiri menilai komunikasi Pemkot Solo dengan Persis bakal lebih lancar lantaran klub dipegang Kaesang.
“Koordinasi bakal lebih mudah. Tapi saya kawal dari jauh saja, urusan Persis langsung ditangani Kaesang,” tutur putra sulung Presiden Joko Widodo itu.
Empat Lapangan Direnovasi
Di tengah kesibukannya sebagai Wali Kota Solo, Gibran menyempatkan diri mencari lokasi latihan Persis beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Persiapan Liga 2, Persis Solo Seleksi 130 Pemain dari Klub Internal
Gibran memastikan empat lapangan yang tengah direnovasi yakni Stadion Sriwedari, Lapangan Kota Barat, Lapangan Banyuanyar dan Lapangan Sriwaru belum dapat dipakai dalam waktu dekat.
“Pembenahan baru selesai akhir 2021. Kami perlu cari lokasi lain, Persis butuh dua lokasi latihan. Satu untuk latihan terbuka, satu tertutup,” jelasnya.
Diberitakan, Persis Solo mulai menggeber seleksi pemain dengan mengundang 10 klub internal di Stadion Mini Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (31/3/2021) sore.
Seleksi digelar tertutup dengan mempertandingkan PS Universitas Surakarta (Unsa) melawan PS Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo, Hizbul Wathan melawan PS UNS, Sport melawan Aryo Seto (Arseto), Mardi Anggo Robing Swanitro kontra PS Pemda serta Anak Didik dari Surakarta (Adidas) melawan Hiyeging Warga Muda (HWM) Asmi.
Selain pelatih kepala, Eko Purdjianto dan asisten, Haryanto “Tommy” Prasetyo, seleksi dihadiri Komisaris Utama Persis, Kevin Nugroho.
Eko mengatakan hasil laga bukan menjadi faktor penentu dalam menentukan pemain yang akan lolos ke babak selanjutnya. Sebagai informasi, setiap klub mengirimkan 11 pemain dan melakoni laga 1x30 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
PB XIV Hangabehi Pastikan Revitalisasi Keraton Solo Dimulai Pekan Ini, Museum Jadi Prioritas Utama
-
BRI, OJK, dan Kemkomdigi Bersinergi Perkuat Pemberantasan Scam dan Judi Online
-
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Cs, Langsung Jadi Saksi di Pengadilan