Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 27 Maret 2021 | 19:57 WIB
Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah saat bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Sabtu (27/3/2021). [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Gelombang pejabat dan politisi partai datang ke Kota Solo terus berlanjut.

Setelah sebelumnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin), kini giliran Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah yang sowan.

Meski terkenal sering mengkritisi pemerintah dibawah Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun tiba-tiba mantan Wakil Ketua DPR RI ini menemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Sabtu (27/3/2021). 

Dalam pertemuan tersebut Fahri Hamzah yang mengenakan batik dan rompi hitam, sedangkan Gibran mengenakan kemeja warna putih. Mereka kemudian berdiskusi di salah satu ruangan di dalam Loji Gandrung. 

Baca Juga: Best 5 Oto: Kingsley Coman Didenda Karena Pilih Mobil, Gibran Copot Jok

"Ya, saya mengucapkan selamat tentunya. Beliau merupakan salah seorang wali kota yang paling muda di Indonesia sekarang, mewakili generasi baru yang memimpin sebuah kota yang sangat terkenal yang mengambil tagline Spirit of Java, kalau menurutnya saya jiwanya bangsa Indonesia juga," terang Fahri Hamza saat ditemui di Loji Gandrung, Sabtu (27/3/2021). 

Banyak diskusi dalam pertemuan tadi, tentang masa depan pengelolaan kota. Salah satu pendiri Partai Gelora ini juga menawarkan konsep-konsep yang bisa digunakan bersama-sama. 

"Dalam tagline kami kolaborasi tentunya dengan beliau. Tadi juga banyak mengungkapkan mimpi-mimpi beliau bagaimana membangun kota ini ke depan," mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. 

Fahri, juga menitipkan pesan dari Kota Solo ini lahir rekonsiliatif. Karena dinamika bangsa kita memerlukan contoh-contoh bahwa sesungguhnya rakyat bersatu dan Solo bisa menjadi contoh di mana dinamika politik sudah kita akhiri dan sekarang kita bersatu untuk membangun masa depan kita," paparnya. 

Menurutnya, Mas Gibran hangat sekali. Karena  beliau banyak sekali pikiran-pikirannya dan terbuka. "Kami menyepakati akan sering-sering ngobrol lah tentang mimpi-mimpi kita ke depan," imbuhnya. 

Baca Juga: Gibran dan Keluarga Belum Huni Rumdin Loji Gandrung, Karena Mistis?

Fahri menyampaikan kita ini merupakan generasi baru Indonesia. Jadi kalau ada kesalahan generasi lama, sisa-sisa konflik dari masa lalu sebaiknya generasi baru tidak perlu mewarisi itu.

Load More