SuaraSurakarta.id - Mayat pria misterius menggegerkan ratusan pedagang Pasar Bunder Sragen, Rabu (24/3/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.
Penemuan itu jelas mengejutkan, mengingat lokasi mayat berada di sisi barat pasar induk yang tak pernah sepi dari aktivitas jual beli selama 24 jam.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, mayat pria yang ditemukan di Pasar Bunder itu memiliki ciri-ciri bertinggi 170 cm, berat badan diperkirakan 90 kg, bentuk wajah bulat.
Kemudian gigi taring bawah ompong, gigi depan atas ompong, kaki kanan terdapat luka yang menghitam, wajah menghitam, memakai sarung warna hitam motif, berkaus warna abu-abu dan bercelana pendek warna abu-abu.
Baca Juga: Tari Tayub Tetap Lestari di Sragen, Begini Filosofinya
"Korban dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 02 PMI Sragen. Setelah itu, petugas menyemprotkan disinfektan di lokasi untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19," papar Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno.
Dari informasi yang dihimpun, mayat misterius itu kali pertama ditemukan oleh salah seorang pedagang di depan salah satu kios Pasar Bunder. Dalam sekejap, temuan jasad pria yang diperkirakan berusia 40 tahun itu menggegerkan para pedagang.
Informasi adanya temuan mayat pria misterius itu sampai ke Polsek Kota Sragen. Tak lama berselang, jajaran Polsek Kota Sragen bersama relawan PMI Sragen dan PSC 119 Sukowati tiba di lokasi.
Kapolsek Kota Sragen, AKP Mashadi, mengatakan hingga Rabu pagi belum diketahui identitas dari jasad pria misterius itu. Menurutnya, para pedagang Pasar Bunder tidak ada yang mengenali sosok pria itu.
Dia menegaskan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Besar kemungkinan, kata Kapolsek, korban meninggal dunia karena serangan penyakit jantung.
Baca Juga: Soal Impor Beras, Petani Sragen: Mending Buat Alokasi Pupuk Bersubsidi
"Indikasinya penyakit jantung. Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Para saksi dan pedagang sayur tidak mengenal korban," papar AKP Mashadi.
Berita Terkait
-
Guru Gus Miftah Bukan Sosok Sembarangan, Hingga Dapat Julukan Wali
-
Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO
-
Siapa Fandi Ahmad? Bintang Timnas Indonesia U-17 Asal Sragen yang Diseret Pemain Kuwait
-
Tragis! Mendadak Roboh usai Dadanya Dipukul, Remaja Tewas saat Latihan Bela Diri di Halaman SD
-
Sosok Habib Jafar Shodiq, Ulama Kharismatik yang Wafat dalam Kecelakaan Maut Tol Sragen
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri