"Untuk masalah serah terima kita belum bisa, Kita lihat perkembangannya dulu. Kan masih butuh perawatan yang luar biasa, ini banyak dikeluhkan masyarakat," tuturnya.
Ia berharap agar Dirjen Perkeretaapian terus memonitor underpass Makamhaji. Jangan sampai nanti ada kerusakan kecil tidak perhatikan atau diabaikan, setelah parah baru diperbaiki.
"Tetap harus ada monitor. Jadi kalau ada kerusakan langsung ditangani," sambung dia.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Toni Sri Buntoro mengatakan ke depan akan koordinasi dengan daerah lain untuk membicarakan masalah ini.
Nantinya akan ada jalur tersendiri untuk kendaraan roda berat khususnya agar tidak lewat underpass.
"Jalur itu nanti akan ditetapkan saat koordinasi dengan daerah sekitar. Artinya nanti di underpass Makamhaji tidak boleh untuk dilintasi kendaraan berat," tandas dia.
Kontributor: Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance