SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ikut melayat ke rumah duka Habib Hasan Mulachela, Jumat (12/3/2021) petang yang meninggal dunia pagi harinya.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Hasan sembari menyerahkan 'Besuk Kiamat'. Apa itu?
'Besuk Kiamat' sendiri merupakan singkatan dari Belasungkawa Kirim Akta Kematian. Program itu diprakarsai wali kota sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo.
Program 'Besuk Kiamat' yakni warga yang meninggal dunia akan segera diterbitkan akta kematian dalam waktu 1 x 24 jam dari Dispendukcapil Kota Solo.
"Semoga keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan semoga Almarhum Habib Hasan mendapat yang terbaik dan husnul khatimah," ungkap Gibran.
Selain Gibran, hadir juga Wakil Wali Kota Teguh Prakosa. Dia mengaku, mengenal Habib Hasan pada awal-awal tahun 1999. Saat itu Habib Hasan aktif dalam berbagai kegiatan politik.
“Hari ini Solo kehilangan sosok atau tokoh yang rendah hati yang telah banyak membantu masyarakat, tidak hanya di Solo tapi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.
Menurutnya, sulit untuk menemukan sosok dermawan yang peduli terhadap berbagai persoalan masyarakat seperti yang telah dilakukan Hasan.
“Jarang ada sosok seperti beliau. Yang konsisten berbagi dengan masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Dari Jokowi Sampai Gibran, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Habib Hasan
Seperti diketahui, Habib Hasan Mulachela meninggal di Jakarta pada Jumat (12/3/2021) pagi.
Selama ini, almarhum dikenal sebagai pegiat sosial, pengusaha hingga politikus senior di Kota Bengawan. Dia sering berbagi, kepada kaum dhuafa di wilayah Kota Solo, bahkan kota besar di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga