SuaraSurakarta.id - Polemik hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara terus memunculkan sejumlah cerita di masyarakat.
Terbaru, pelaksanaan KLB partai berlambang mercy itu ditengarai merupakan karma akibat ulah Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Hal itu setelah beredar sebuah video rekaman lama pernyataan Gus Dur yang sedang menyampaikan pidatonya terkait kisruh di internal PKB pada 2008 silam.
Saat panas-panasnya konflik PKB, Gus Dur menyebut SBY terlibat kisruh PKB dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @DiantyYasmin3.
Dalam narasi unggahannya ia menyebut pidato Gus Dur itu disampaikan saat SBY menjadi Presiden RI. Akun tersebut juga menyebut pidato Gus Dur itu merupakan karma SBY usai kepemimpinan putranya AHY di Partai Demokrat dikudeta oleh Moeldoko lewat KLB.
"Saat SBY menjadi Presiden, Gus Dur mengaku PKB yang didirikannya dicuri Muhaimin Iskandar yang dibantu SBY Karma itu nyata pa beye," cuit DiantyYasmin3.
Polemik yang menimpa Paratai Demokrat ini juga dialami sejumlah partai. Termasuk PKB saat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur masih hidup. Pecahnya PKB terjadi saat SBY menjabat sebagai presiden RI.
Pegiat media sosial Denny Siregar menyentil SBY dan mengunggah sebuah berita berjudul "Gus Dur tuding SBY-JK kacaukan PKB". Denny lantas meminta maaf dan mengingatkan kepada SBY soal masalah itu.
"Maaf pak @SBYudhoyono sekadar mengingatkan supaya enggak malu sama Tuhan," tutur Denny, seperti dikutip dari hops.id, jejaring media suara.com, Minggu (07/03/2021).
Baca Juga: Agar Tak Malu Sama Tuhan, Denny Siregar Ingatkan SBY Tentang Gus Dur
Sampai saat ini, isu kudeta terhadap Partai Demokrat masih hangat dibicarakan dan dicari titik terangnya. Sementara, video pernyataan Gus Dur tersebut sudah ditonton lebih dari seribu orang sejak diunggah Minggu (7/3/2021).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok