SuaraSurakarta.id - Gibran Rakabuming Raka sudah sepekan menjabat sebagai Wali Kota Solo. Dia ditemani Wakil Wali Kota Teguh Prakosa langsung tancap gas usai pelantikan, Jumat (26/2/2021) lalu.
Dalam sambutan pertama sebagai wali kota saat itu, putra sulung Presiden Joko Widodo itu menegaskan dirinya dan Teguh langsung bergerak dan blusukan.
"Sabtu-Minggu bukan hari libur. Saya dan Pak Teguh langsung bergerak dan bekerja. Tidak perlu menunggu sampai hari Senin," kata Gibran.
Tak pelak, keduanya langsung blusukan usai keluar dari Gedung DPRD Solo, lokasi pelantikan. Gibran dan Teguh langsung menuju Pasar Gede untuk meninjau persiapan vaksinasi pedagang di sana.
Pun demikian dengan pelaksaan vaksinasi Covid-19, Sabtu (27/2/2021), bapak dua anak itu terjun langsung memantau proses di lapangan.
Namun, gebrakan yang menyita banyak perhatian tentu saja razia penyakit masyarakat (pekat) malam harinya.
Gibran bersama jajaran kepolisian yang dipimpin Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengobrak-abrik lokasi prostitusi di kawasan Kestalan dan Gilingan, Banjarsari.
Kegiatan lain Gibran yang cukup menyita perhatian publik pada pekan pertama sebagai Wali Kota Solo yakni saat ia ikut tim dari Polresta Solo melakukan razia penyakit masyarakat, Sabtu (27/2/2021) malam.
Dalam razia Gibran secara langsung menyaksikan penangkapan 36 pekerja seks komersial atau PSK yang biasa mangkal di kawasan Gilingan dan Kestalan, Banjarsari.
Baca Juga: Gibran Tancap Gas di Solo, Warganet Sentil Anies Baswedan
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, setelah itu Gibran mengaku mendapat banyak masukan dari warga mengenai aktivitas prostitusi online via media sosial maupun aplikasi pertemanan.
Gibran pun bertekad memberantas segala bentuk prostitusi di Kota Solo. “Kemarin operasi pekat bersama Polresta Solo kan baru pertama kali. Lalu banyak masukan di Twitter sama Michat lebih banyak, akan kami telusuri dan trace satu per satu,” papar Gibran, Senin (1/3/2021).
Banyaknya kegiatan Gibran pada pekan pertama menjabat Wali Kota Solo mendapat apresiasi dari publik. Hal itu setidaknya terlihat dari komentar-komentar netizen di media sosial.
"Pak Jokowi wes dasdes, anake luweh dasdes, sukoharjo kapan duwe pemimpin dasdes ngeneki?" komentar salah satu netizen di akun @gibran_rakabuming.
Menarik ditunggu kira-kira gebrakan dan gerakan apa lagi yang akan dilakukan Gibran pada pekan kedua dan seterusnya sebagai Wali Kota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tim U-15 Putri Surakarta Siap Tampil Maksimal di HYDROPLUS Soccer League All Stars
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Tolak Penyimpangan yang Rugikan Negara dan Masyarakat
-
Pemasangan Baliho Ucapan Ultah Jokowi Berbuntut Panjang, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejaksaan
-
Jokowi akan Keliling Lagi, Untuk Tegaskan Jateng Kandang Gajah
-
Cak Imin Sindir Profesor yang Sudah Masuk Birokrat Tak Lagi Kritis, yang Penting Asal Babe Senang