SuaraSurakarta.id - Tidak semua hubungan berjalan lancar. Selalu ada tantangan yang muncul dalam menjalin hubungan.
Ketika belum menikah, hubungan yang berakhir akan sangat menyakitkan. Namun, hal yang sama biasanya akan lebih menyakitkan ketika terjadi pada pasangan yang telah menikah.
Perceraian adalah hal yang sangat tidak diinginkan banyak orang, tetapi banyak pasangan yang harus mengalami nestapa itu.
Penyebab perceraian dapat terjadi karena berbagai hal. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan perceraian seperti yang dikutip dari Divorce Mag ini!
1. Ekspektasi yang telalu tinggi
Banyak pasangan yang memiliki ekspektasi tinggi saat ingin menikah. Hal tersebut yang membuatnya kecewa ketika hubungan yang dijalani tidak sesuai dengan ekspektasi.
Oleh karena itu, ketika hubungan tidak sesuai dengan ekspektasi, ia dapat menyalahkan dan mengeluh mengenai kehidupan yang dijalani.
Keluhan tersebut yang mengundang adanya argumentasi terhadap pasangan. Hal tersebut juga bisa membuat pasangan merasa tidak dihargai.
Di samping itu, keluhan yang disampaikan akan membuat pasangan berpikir dirinya seperti tidak siap melakukan pernikahan.
2. Krisis keuangan atau argumen
Hubungan yang baik akan terjalin jika kedua pasangan tersebut saling mendukung satu sama lain. Namun, pada beberapa pasangan ketika terjadi krisis keuangan, justru menimbulkan argumen dan saling menyalahkan satu sama lain. Hal ini berdampak kepada rasa tidak suka terhadap pasangan dan berpotensi perselisihan yang berakhir dengan perceraian.
Baca Juga: Jadwal Pernikahan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Diundur Lagi
3. Penyalahgunaan alkohol dan narkoba
Para peneliti di University of Missouri dan Arizona State University menemukan, pernikahan dapat menyebabkan penurut akibat mengonsumsi alkohol dan narkoba.
Hal ini karena, menggunakan zat tersebut dapat membuat perilaku yang buruk sehingga pasangan tidak nyaman terhadap sikapnya. Hal tersebut juga bisa berpengaruh kepada anak, sehingga orang tersebut akan meninggalkan pasangannya.
Sebelum menikah, banyak orang yang merasa cocok dengan pasangan satu sama lain. Padahal, dirinya belum mengetahui sifat satu sama lain lebih dalam. Hal tersebut yang membuat rasa tidak nyaman ketika menikah setelah mengetahui sifat asli pasangannya.
Selain itu, beberapa pasangan juga menikah karena hal-hal yang salah. Misalnya, takut dibicarakan orang lain, ingin memiliki pasangan saja, dan lain-lain.
Alasan tersebut yang membuatnya tidak memiliki rasa cinta yang mendalam kepada pasangannya. Oleh karena itu, hal-hal tersebut dapat menyebabkan perceraian.
5. Kehilangan identitas
Saat sudah menikah, beberapa orang harus merelakan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Hal ini terjadi karena pasangan tidak menyetujui hal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin