SuaraSurakarta.id - Belum genap sepekan menjabat sebagai Wali Kota Solo, berbagai isu pun langsung diterima Gibran Rakabuming Raka, terutama soal program unggulan.
Terbaru, putra sulung Presiden Joko Widodo dihantam kabar hoaks soal rencana membangun Disneyland di Simpang Komplang, hingga akan membangun tempat pacuan kuda di Krembyongan, Solo.
Isu pembangunan Disneyland merebak setelah akun Facebook bernama Arie Sudibyo memberikan gambaran sembilan program Gibran sebagai Wali Kota Solo.
“#NGINTIP_GIBRAN
Waaaah warga Solo seneng bangeet nih..
Gebrakan Gibran..
Gibran langsung gebrakan rencana hebat …
1. Pasar Nusukan akan dibongkar dijadikan pasar kuliner tradisionil…
2. Simpang trafik komplang akan dibangun Disneyland
3. Sriwedari dibangun pasar seni.. utk theatre, konser dll..menyamai gd de Colomadu…..yg dulu Prnh dibuat konser David Foster…
4. Krembyongan akan dibangun tempat pacuan kuda…
5. Rmh duka Tiong Ting dipindahkan di kawasan bonoloyo.
6. Gd Batari dipugar utk museum Batik Solo Raya
7. Stasiun kecil Bonorejo utk KRL
??Semua proyek akan ditangani sektor swasta dr Japan Corperation Agency…
??Wilayah Kodya ska akan dikurangi jmlh ranmor..
??Bidang transportasi akan ditingkatkan dng semboyan ramah lingkungan….
??Sepeda onthel akan disemarakan tanpa plombir..
??Kawasan jln raya Slamet Riyadi bebas polusi, asap rokok, sampah
??Di setiap trotoar hanya utk pejalan kaki & para dIsabilitas…
8. Kraton mutlak utk cagar budaya & pusat pendidikan Budi pekerti/mulok.
9. Loji Gandrung utk publik relation
??Solo hrs bebas dari miras, judi, pelacuran & maksiat lainnya serta intoleransi…
??Hubungan lintas agama, budaya akan dibentuk secara sinergi yg kuat sesuai tradisi setempat sprti jmn dulu kala…
??Jargon Solo Berseri akan dirubah menjadi “SOLO YG RAMAH”..
??Banggalah menjadi warga Solo siapapun Wali kotanya…
Catatan :
Taman Satwataru Jurug, blm disentuh ya ?”
Namun dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Gibran telah menyatakan informasi tersebut tidak benar. Ada delapan poin program unggulan Wali Kota Solo Gibran berdasarkan dokumen Visi, Misi dan Program Unggulan Pasangan Gibran-Teguh Prakosa, namun tidak ada rencana pembangunan Disneyland.
Pertama, bangkit dari Pandemi Covid-19 dengan memastikan keseluruhan program pemerintahan, termasuk quick wins pada tahun pertama, untuk pemilihan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat dan kesehatan.
Kedua, Pendapatan Daerah dan Pembiayaan Pembangunan. Pandemi Covid-9 telah berdampak kepada menurunnya perekonomian masyarakat yang berimbas pada penerimaan pajak daerah. Diperlukan strategi penggalian sumber pendapatan baru daerah dan alokasi anggaran pembangunan yang tepat sasaran dan prioritas.
Ketiga, di bidang Pendidikan dan Kesehatan dengan penyelenggaraan wajib belajar 12 tahun melalui jalur pendidikan formal, non formal dan informal. Pengembangan sarpras pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.
Keempat, bidang Pariwisata dan Industri Kreatif. Sektor pariwisata juga babak belur dihantam Covid-19. Sektor ini harus mampu bangkit dengan beradaptasi terhadap tatanan baru melalui penerapan prinsip clean, healthy and safe, sesuai prokes.
Baca Juga: Gibran Babat Habis Prostitusi, Kini Jokowi Batalkan Perpres Miras
Kelima, Tata Ruang dan Infrastruktur. Untuk mengatasi problem tata ruang dan infrastruktur kota diperlukan kebijakan dan implementasi pembangunan yang memperhatikan aspek tata ruang dan lingkungan melalui sejumlah program.
Program keenam Wali Kota Solo Gibran adalah Investasi Kebudayaan. Modal kebudayaan Solo perlu diperkuat untuk menjamin keberlangsungannya. Pandemi Covid-19 telah menggeser budaya panggung menjadi penyajian daring.
Banyak pelaku budaya dan seni terdampak pandemi Covid-19. Diperlukan strategis pelestarian budaya dan kegiatan seni menyesuaikan tatanan baru dengan sejumlah program kerja.
Ketujuh, Kepemudaan dan Kesetaraan Gender. Pembangunan manusia merupakan komponen strategis untuk masa depan kota dengan generasi muda yang berpikiran maju dan berkarakter dalam menghadapi tantangan zaman (disrupsi).
Terakhir yakni Kerja Sama Soloraya. Untuk menyelesaikan problem-problem Solo yang berkaitan dengan kabupaten-kabupaten Soloraya, Wali Kota Gibran memandang perlu koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan dengan kabupaten Soloraya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur
-
Viral Dugaan Pelecehan SPG Sami Luwes Solo, Polisi Kejar Pelaku Lewat Rekaman CCTV