SuaraSurakarta.id - Pedangdut Jenita Janet digerebek petugas Satpol PP. Hal itu tentu saja mengejutkan sang penyanyi dan juga warga.
Penggerebakan itu terjadi saat Jenita membuka sebuah usaha dan langsung ramai oleh pembeli. Sebelumnya, ia mengaku bertahan di masa pandemi sangatlah sulit.
"Digrebek petugas! Deg-degan banget....di tengah pandemi seperti ini ternyata nggak mudah ya untuk bisa survive. Gimana caranya kita bisa mengai rezeki namun tetap dengan mematuhi peraturan," ungkap Jenita dilansir dari Matamata.com, Kamis (18/2/2021).
Namun, ia pun membenarkan grebek petugas karena harus mematuhi protokol kesehatan. Tampak ada beberapa petugas yang membantunya menertibkan pembeli.
"Kita sangat salut untuk para petugas yang bergerak cepat dan membantu mengondisikan keadaan agar semua aman," ungkapnya.
Jenita Janet pun terlihat berterima kasih kepada petugas. Ia pun menegaskan bahwa menjalankan protokol kesehatan meski usahanya ramai pembeli.
"Terima kasih bapak-bapak Satpol PP menjalankan tugasnya dan mengingatkan dengan sangat baik. Tenang guys, di sini kita tetap menjalani protokol kesehatan ya," ujar Jenita Janet lewat vlognya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove