SuaraSurakarta.id - Kaesang Pangarep, putra ketiga Presiden Joko Widodo baru-baru ini memamerkan isi chat di grup Whatsapp keluarganya.
Sebuah pesan penyemangat dikirimkan oleh seseorang ke grup tersebut. Kaesang menyebut bahwa pesan itu selalu dikirim seseorang setiap paginya di grup keluarga.
Tapi, ia dan warganet penasaran dengan emotikon bertubi-tubi yang mengiringi pesan tersebut.
Dalam unggahan Twitter-nya, Kaesang menunjukkan sebuah foto tangkapan layar yang berisi isi chat dari grup WhatsApp keluarga.
Isi chat itu berisi ucapan selamat pagi dan kata-kata motivasi. Tak diketahui, siapa pengirim pesan tersebut.
"Halo semuanya, selamat pagi. Pagi yang cerah. Sehat selalu. Bahagia selalu. Sejahtera selalu. Aamiin," demikian isi chat tersebut.
Akan tetapi, Kaesang justru bingung dengan emotikon yang disematkan dalam pesan tersebut.
"Kata motivasi yang selalu ada tiap pagi di WAG keluarga. Nggak tahu hubungannya ucapan selamat pagi sama cabai, kaktus dan jamur itu apa," cuit Kaesang, dikutip Suara.com.
Warganet yang melihat unggahan tersebut justru penasaran dengan siapa pengirim pesan tersebut.
Baca Juga: Geger! Satu Keluarga Dibantai di Pontianak, Seorang Tewas dan Dua Kritis
Mereka menebak pengirim pesan tersebut ialah Presiden Jokowi atau ibu negara.
Sontak, kolom balasan unggahan tersebut dipenuhi dengan tebak-tebakan dari warganet.
"Please jangan bilang ini Pak Jokowi," balas akun no******.
"Pasti ini Bu Iriana yang kirim ya mas? Terus dibales Pak Jokowi pakai stiker?" timpal akun bin*******.
"Artinya itu pesan pagi ini : Cabe (jangn bicara pedas kepada orang) Kaktus (jangan kita jadi duri yang menyakitkan orang) Jamur (jangan jadi benalu dlm kehidupan)" jelas seorang warganet.
"Cabe itu perumpamaan ucapan pedass, kaktuss perumpamaan ucapan yang menusuk hati,, jamur itu perumpaan diri untuk lunaklah karna semakin lunak semua cabe dan kaktus tidak akan melukai diri wkw," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Satu Keluarga Dibantai di Pontianak Perut Sobek 17 Cm, Pisau Tertancap
-
Detik-detik Satu Keluarga Dibantai di Gang Sebedang Dalam Pontianak
-
Tak Bisa Jalan, Nenek Usia 70 Tahun Dibuang Keluarganya di Bantul
-
Sakit Hati Mau Dicerai, Suami di Pontianak Bantai Keluarga Istri
-
Kaesang Pangarep Bocorkan WA Grup Keluarga, Nitizen Jadi Salah Fokus
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok