SuaraSurakarta.id - Memiliki banyak gunung api aktif membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang terletak di cincin api dunia.
Bahkan dalam beberapa waktu terakhir, tercatat gunung api seperti Merapi, Semeru, dan Raung kembali meniupkan abu vulkanik yang menyebabkan masyarakat harus mengungsi untuk menjauhi lokasi.
Gunung yang meletus, meluarkan berbagai partikel-partikel di dalamnya seperi lava, lahar, abu, lapili, dan lain-lain.
Rupanya, berbagai partikel ini selain menimbulkan efek yang negatif, memiliki manfaat tersendiri juga pada kehidupan manusia, salah satunya abu vulkanik.
Dalam beberapa produk kecantikan, terdapat abu vulkanik sebagai komposisi karena memiliki manfaat yang baik bagi kulit. Dilansir dari Makeupaand Beauty, berikut beberapa manfaat abu vulkanik bagi kulit:
1. Mencegah jerawat dan wajah berminyak
Abu vulkanik yang telah diolah, dapat membantu menyerap minyak berlebih pada wajah. Hal ini berguna untuk mencegah munculnya jerawat pada kulit wajah. Selain itu, abu vulkanik juga bermanfaat untuk melembapkan wajah dalam waktu yang lama sehingga tidak kering dan dehidrasi.
2. Membantu menutup pori-pori
Abu vulkanik dapat digunakan sebagai scrub wajah. Hal ini berguna untuk mencegah penyumbatan pada pori-pori di wajah. Penggunaan abu vulkanik juga berguna untuk mengecilkan pori-pori yang terdapat pada wajah sehingga mengurangi risiko komedo dan jerawat.
3. Cocok untuk semua jenis kulit
Abu vulkanik dapat digunakan oleh semua kalangan. Hal ini karena sifat alaminya bisa cocok untuk semua jenis kulit. Penggunaan abu vulkanik juga tidak bermasalah pada kulit kering, berminyak, atau berjerawat.
4. Mencegah penuaan pada kulit
Abu vulkanik mengandung enzim aktif esensial yang membantu untuk mencegah munculnya kerutan, garis halus, dan tanda-tanda penuaan pada kulit. Biasanya, penggunaan abu ini menjadi komposisi pada produk-produk yang ditujukan untuk mencegah penuaan di wajah.
Baca Juga: Enam Desa di Lumajang Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru
5. Bekerja sebagai exfoliator
Abu vulkanik bekerja sebagai eksfoliator yang baik sehingga dapat menghilangkan racun dan debu pada kulit. Hal ini juga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat dan cerah. Penggunaan abu vulkanik akan membantu pengelupasan dan memutihkan bagian yang kusam dan kering serta meremajakan kulit.
6. Membantu membersihkan kulit
Penggunaan abu vulkanik dapat membantu membersihkan kulit secara menyeluruh baik luar maupu dalam. Abu vulkanik juga membantu mengeluarkan racun yang terdapat di dalam tubuh serta memperbaiki tekstur kulit.
7. Mengembalikan tingkat elastisitas
Fungsi abu vulkanik yang mencegah penuaan pada kulit juga berguna untuk mengembalikan tingkat elastistas. Hal ini karena di dalam abu vulkanik terdapat enzim dan mineral aktif yang mampu meningkatkan sirkulasi darah di kulit, sehingga menjadi lebih bercahaya. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tak Pilih Dendam, Ayah Korban Kecelakaan Ini Justru Bersahabat dengan Iwan Adranacus
-
BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun, Kredit Tumbuh 16,2 Persen hingga Juni 2026
-
Ketua DPP PSI Bestari Barus Ungkap Respon Jokowi Soal Pernyataan Budi Arie
-
Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo, Dorong Kontribusi untuk NKRI
-
KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London