SuaraSurakarta.id - Sebuah pohon tumbang menimpa pengendara roda dua dan kendaraan roda empat di Jalan Raya Gunung Gumitir, kilometer 8, yang menghubungkan akses jalan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (8/2/2021), malam.
"Pohon tumbang sempat menimpa kendaraan roda dua dan roda empat karena saat kejadian masih ada kendaraan yang melintas di KM 8," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember, Selasa (9/2/2021).
Menurut dia pengendara sepeda motor hanya mengalami luka ringan, meskipun sempat terjatuh dan beberapa saat kemudian pengendara tersebut dapat melanjutkan perjalanan.
"Kendaraan roda empat mengalami kerusakan di bagian kaca depan, namun pengemudi dan penumpangnya selamat tidak mengalami luka-luka," tuturnya.
Pohon tumbang dan longsor di jalur Gunung Gumitir mengakibatkan arus lalu lintas dari Kabupaten Jember menuju Banyuwangi atau sebaliknya macet total sepanjang kurang lebih 3 kilometer.
"Petugas berusaha mengatur lalu lintas dan menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan di jalur Gunung Gumitir dan arus lalu lintas yang jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu kembali lancar pada Selasa (9/2) dini hari," katanya.
Ia mengimbau pengendara yang melintas di kawasan Gunung Gumitir untuk meningkatkan kewaspadaannya saat hujan deras karena ada beberapa titik rawan longsor dan pohon tumbang di jalur tersebut.
"Dalam sepekan ini sudah dua kali terjadi pohon tumbang dan tanah longsor saat hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan kemacetan di jalur Jember-Banyuwangi, sehingga kami minta pengendara yang melintas waspada," ujarnya.
Sepanjang kawasan Gunung Gumitir rawan longsor dan pohon tumbang, sehingga pengendara yang melintas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya saat hujan deras.
"Kami juga sudah memberikan rekomendasi kepada instansi terkait, agar segera memotong sejumlah pohon besar yang berpotensi tumbang karena membahayakan pengguna jalan yang melintas di jalur yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi itu," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent
-
Beroeng Sorah: Tempat Pulang dari Penat di Tengah Persawahan Kalisat Jember
-
Ngopi Ngalor-Ngidul di Warkop Sarkawi Kalisat, Tempat Sempurna Lepas Penat Bareng Sahabat
-
Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
SDN Tegalayu Kota Solo Hanya Ada 5 Siswa Baru, Orang Tua Tak Khawatir, Wali Kelas Sempat Down
-
Brownies Ketan Sidoarjo, UMKM Lokal yang Berhasil Menjangkau Pasar Global
-
Jokowi Berharap Sidang Roy Suryo dan dr Tifa Masuk Tahap Pembuktian, Siap Hadir dan Bawa Ijazah Asli
-
Pakar Hukum Ungkap Dampak Ketegangan Polisi dan Jaksa: Bisa Jadi Celah Para Koruptor
-
Minim Kompetisi, Hydroplus Soccer League All Star Kesempatan Emas Tim Putri Solo Tambah Jam Terbang