SuaraSurakarta.id - Artis cantik belum berhenti dari cibiran para netizen di media sosial (medsos). Belum kelar kasus video syur, wanita yang akrab disapa Gisel itu kembali jadi perbincangan setelah mengunggah foto endorse.
Cibiran dari warganet datang setelah ibu satu anak itu posting foto paha mulus saat endorse sebuah produk kecantikan.
Dilansir dari Matamata.com, beragam komentar cibiran dialamatkan kepada Gisel. Ia bahkan disebut tak punya rasa malu setelah kasus video syur bikin heboh.
"Ngapa harus di paha fotonya (emoji nangis)," tulis netizen.
"Contoh orang nggak punya rasa malu. Kena kasus, masih aja mancing-mancing nitijen," sahut lainnya.
"Kayaknya bisa deh endorse putih mulus tanpa harus pamer paha (emoji sedih)" tulis lainnya. "Ckckckck,,, heran masih aja ya mama isel," celetuk netizen.
Usai dihantam kasus video mesum, wanita 30 tahun itu tak lantas lepas dari cibiran. Setiap kali kekasih Wijaya Saputra itu mengunggah foto, ada saja netizen nakal yang menyangkutpautkan dengan kasus video syurnya.
Meski ditetapkan sebagai tersangka, Gisel tak lantas mengundurkan diri dari dunia hiburan. Ia bahkan aktif bermain media sosial.
Gisella Anastasia dikenakan wajib lapor di Polda Metro Jaya setiap Senin dan Kamis di setiap minggunya. Hal itu konsekuensi atas statusnya sebagai tersangka dalam video syur bersama Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu.
Baca Juga: Kabar Buruk, Gisel Isolasi Mandiri Berhubungan dengan Pasien COVID-19
Kabar Gisel isolasi mandiri diketahui dari unggahan terbaru di Instagram storynya. Di situ Gisel menyebut bahwa ia baru saja kontak erat dengan seseorang yang positif Covid-19.
Gisel pun sudah langsung melakukan tes PCR dan hasilnya negatif. Namun, sesuai arahan, mantan istri Gading Marten itu masih harus menjalani isolasi mandiri beberapa hari ke depan.
Nantinya, 3 sampai 5 hari lagi, Gisel juga akan kembali tes PCR untuk memastikan statusnya negatif atau positif Covid-19.
Berita Terkait
-
Tren Personal Branding oleh Gen Z: Sesulit Itukah Menjadi Diri Sendiri?
-
Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok