SuaraSurakarta.id - Kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri terus bertambah. Bahkan sempat memecahkan rekor dengna tambahan 207 orang dalam sehari.
Dilansir dari Solopos.com--jaringan Suara.com, dari total 207 itu, 48 orang diantarana merupakan ibu hamil yang ikut terpapar.
"Ini rekor selama pandemi Covid-19. Dalam satu hari terdapat penambahan 207 kasus," kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (19/1/2021) malam WIB.
Bupati yang akrab disapa Jekek itu juga merinci, sebanyak 107 orang berasal dari klaster perjalanan, 17 orang dari tenaga medis, 19 orang dari klaster karyawan pabrik dan 49 orang masyarakat umum yang mempunyai penyakit komorbid.
Terkait banyaknya ibu hamil di Wonogiri yang terkonfirmasi positif Covid-19, Jekek menjelaskan hal itu karena ada beberapa prosedur medis yang harus dilalui sebelum melakukan persalinan.
Saat dilakukan tes atau deteksi, hasilnya menunjukkan ada 48 ibu hamil yang terpapar.
"Sebagain besar orang yang terpapar berstatus sebagai orang tanpa gejala. Yang kami prioritaskan dirawat di rumah sakit yang mempunyai penyakit komorbid," ungkap dia.
Terkait klaster di salah satu pabrik di Wonogiri, kata Jekek, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak manajemen perusahaan. Segela prosedur protokol kesehatan harus segera dilakukan.
"Karyawan yang terpapar sudah kami anjurkan untuk diliburkan dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Kami belum menganjurkan untuk menutup sementara perusahaan. Upaya tracing masih kami lakukan. Namun yang jelas prosedur penanganan di pabrik itu harus sesuai SOP," ujar dia.
Baca Juga: RS Metro Tangerang: Semoga Awal Februari Ada Penambahan Bed Pasien Covid-19
Sementara itu, Jekek belum bisa memberikan informasi secara spesifik di bangsal apa yang menjadi klaster tenaga kesehatan di RSUD Wonogiri.
"Secara detail belum bisa kami sampaikan, nanti kami beri informasi lebih lanjut," kata dia.
Adanya penambahan sebanyak 207 kasus baru itu membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Wonogiri menembus 2.192 kasus, dengan kasus aktif sebanyak 398 orang. Perinciannya 275 orang dirawat di rumah sakit dan 123 orang menjalani isolasi mandiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Ratusan Siswa SMAN 6 Solo Keracunan Massal, MBG di Almamater Jokowi Dihentikan!
-
2.790 Warga Solo Diduga Terindikasi Ikut Judol, Bantuan Distop
-
Penghasilan Anjlok Gegara Aturan Baru, Ratusan Pemulung TPA Putri Cempo Geruduk Balai Kota Solo
-
Kejari Solo Tahan Mantan Ketua dan Bendahara KONI Solo Atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
-
Tak Pilih Dendam, Ayah Korban Kecelakaan Ini Justru Bersahabat dengan Iwan Adranacus