SuaraSurakarta.id - Tragedi gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, menimbulkan luka mendalam. Tak hanya para korban, namun juga masyarakat Indonesia.
Berbagai aksi simpati pun terus berdatangan untuk membantu para korban yang mayoritas saat ini berada di pengungsian. Sebab, banyak bangunan dan tempat tinggal yang roboh karena bencana itu.
Baru-baru ini, sebuah video mengharukan viral di media sosial berkaitan dengan proses pengiriman sejumlah bantuan ke Sulawesi Barat.
Video itu dibagikan oleh seorang pramugari yang mendapatkan tugas terbang menuju Mamuju. Video tersebut beredar di jejaring media sosial dan viral.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @infomamuju_. Dalam video tersebut pramugari itu membagikan ceritanya saat hendak mengantar para relawan beserta bantuan.
"Hari ini tugas terbang ke Mamuju untuk mengantar para relawan, obat-obatan, dan bantuan sembako untuk para korban," tulis keterangan video tersebut, dikutip Suara.com.
Terlihat beberapa kursi pesawat diisi oleh barang-barang bantuan untuk para korban bencana.
Selanjutnya, pramugari tersebut memperlihatkan beberapa kru yang tetap semangat bekerja.
Namun, di tengah-tengah video tersebut, pramugari itu mengaku sedih melihat keadaan setelah sampai di bandara Mamuju.
Baca Juga: Kekurangan Baju Bersih, Kaum Lelaki Korban Banjir Kalsel Pakai Daster - Rok
Pramugari itu mengatakan suasananya sepi dan tidak seperti biasanya.
"Sampai di bandara Mamuju, suasana bandara tidak seperti biasanya. Hari ini bandara ramai dengan pesawat TNI dan helikopter," tulisnya.
Dia pun mengaku sedih melihat situasi di bandara Mamuju. Bahkan ada penumpang yang mengaku takut adanya gempa susulan.
"Dan ada penumpang yang ngomong 'mbak cepetan berangkat, saya takut gempa susulan'," ujarnya.
Sontak, video tersebut langsung dibanjiri komentar oleh warganet.
"Terimakasih untuk orang-orang yang sudah membantu, semoga dibalas kebaikannya oleh Allah SWT," tulis akun nurins****.
Berita Terkait
-
Kembali Gempa Tektonik Mengguncang Mamuju dan Majene, Begini Kekuatannya
-
Pasca Gempa, Kini Jalur Majene-Mamuju Sudah Bisa Dilalui
-
Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Majene ke Mamuju Kembali Normal
-
Informasi BMKG Minta Warga Tinggalkan Mamuju Hoaks
-
BMKG: Warga Mamuju dan Majene Harus Cari Tempat Aman, Bukan Eksodus
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa