SuaraSurakarta.id - Penggawa senior Bhayangkara Solo FC, Ruben Sanadi punya harapan khusus untuk para youngster alias pemain muda klubnya. Pemain berusia 34 tahun itu ingin talenta-talenta muda di timnya bisa berkarier di luar negeri.
Apalagi, kondisi kompetisi sepakbola di Indonesia saat ini sedang tidak jelas. Tentu, main di luar negeri bisa menambah jam terbang serta bakal meningkatkan kemampuan.
Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 2020-2021 masih terus buram karena belum ada izin dari kepolisian. Padahal, wacana awal PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi adalah melanjutkan liga pada Februari 2021.
Situasi itu membuat banyak pemain khususnya legiun asing memutuskan hengkang dari Indonesia. Ruben Sanadi pun mendorong pemain-pemain muda bertalenta Bhayangkara Solo FC untuk berkarier di luar negeri.
"Semoga pemain seperti Sani Riski dan teman-teman yang muda di Bhayangkara Solo FC bisa berkarier di luar. Nggak menutup kemungkinan juga kalau ada (pemain) senior yang dipakai (bermain) di luar negeri, kenapa tidak?," celoteh Ruben seperti dilansir laman resmi klub.
"Jangan pernah menyerah dengan keadaan, tapi banyakin bersyukur dan berusaha," imbuh mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Ruben pun punya harapan lain terkait kompetisi Liga 1. Ia meminta supaya kompetisi bisa segera kembali bergulir.
"Semoga liga jalan dan semua kembali normal lagi, pandemi (COVID-19) ini cepat berlalu. Semoga sehat dan jadi berkat bagi sesama, terutama keluarga," pungkasnya.
Baca Juga: Rapat dengan PT LIB, Bos Bhayangkara Solo FC akan Sampaikan Hal Ini
Berita Terkait
-
BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!
-
Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol