SuaraSurakarta.id - Pandemi Covid-19 tak mengurangi sukacita dalam merayakan Hari Natal tahun ini. Keyakinan itu harus ada dalam diri umat Kristiani Soloraya agar bisa meresapi suasana hari raya mereka.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi III DPR RI dari Daerah Pemilihan V Jateng, Eva Yuliana, saat melakukan safari kunjungan ke dua gereja Kota Solo, Rabu (23/12/2020) malam.
Dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com, politikus Partai Nasdem itu mengawali safarinya dengan bersilaturahmi bersama pengurus dan jemaat GKJ Danukusuman, Serengan, pukul 19.50 WIB.
Dalam kesempatan itu Eva mengingatkan para jemaat gereja untuk selalu menaati protokol kesehatan (prokes). Sebab saat ini masih kondisi pandemi Covid-19.
Baca Juga: 835 Personel Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru di Aceh
"Saya yang bukan Kristiani pun ingin mengantarkan dulur-dulur semua yang sedang memperingati Natal dengan doa bahagia. Tapi dengan keterbatasan yang ada saya mohon prokes tetap dijaga," tutur anggota DPR Eva Yuliana.
Eva mengakui situasi Natal tahun ini banyak yang berbeda. Ia berpesan agar umat Kristiani memperhatikan aspek kemanfaatan dan sisi kurangnya dalam merayakan Natal.
Pertimbangan itu terkait masih merebaknya Covid-19 yang tidak bisa dideteksi keberadaannya.
"Kebahagiaan Natal ini kita sambut dengan suka cita walaupun banyak yang harus dimaklumi. Tak bisa berkumpul keluarga dan jemaat sepeti biasa," urainya.
Walau banyak hal yang berbeda, Eva meyakinkan sukacita Natal akan tetap terasa dalam hati umat Kristiani. Keyakinan itu harus ada dalam diri umat Kristiani Soloraya agar bisa meresapi suasana hari raya mereka.
Baca Juga: Operasi Lilin 2020, Polri Terjunkan Ratusan Personel Untuk Pengamanan
Selain itu agar tidak ada penularan Covid-19 dari aktivitas perayaan Natal tahun ini. Sebab virus itu dipastikan tidak mengenal latar belakang dan status seseorang. Virus itu akan menjangkiti siapa pun, baik orang kaya maupun kaum miskin papa.
"Virus itu tak mengenal status dan jabatan. Apakah itu kaya raya, setengah kaya, atau miskin pap. Tidak mengenal pejabat atau rakyat, tokoh agama atau jemaat, anggota DPR sekalipun. Virus ini datang kepada siapapun yang tak hati-hati," tegasnya.
Pada sisi lain Eva mengaku terus berkomunikasi dengan para Kapolres pada Dapil V Jateng terkait pengamanan perayaan Natal. Ia ingin memastikan agar perayaan Natal tahun ini aman dan nyaman.
Ia meminta polisi menjamin keamanan umat dan masyarakat Soloraya saat Natal nanti. "Saya ingin dulur-dulur saya aman dan nyaman. Paling aman di Solo. Terlebih saat beribadah Natal tahun ini," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kapolri Pastikan Pengamanan Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar dan Aman
-
Cek Pengamanan Malam Natal, Menko Polkam Imbau Masyarakat Waspada dan Lapor Jika Butuh Bantuan
-
Jaga Ibadat Umat Nasrani, 12 Ribu Polisi Disebar di 9.898 Gereja Sumut
-
Toleransi! Banser NU Turut Jaga Keamanan Misa Natal di Gereja Katedral
-
Nanti Malam, Kapolri dan Panglima TNI Bakal Tinjau Pengamanan Natal di Gereja Katedral
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri