- Warga menemukan mayat perempuan berinisial R di area persawahan Desa Tangkil, Kabupaten Sragen, dalam kondisi tengkurap.
- Polisi menangkap tersangka berinisial S alias B, pacar korban, kurang dari 24 jam setelah kejadian pembunuhan berlangsung.
- Motif pembunuhan dipicu cekcok mengenai tuntutan pernikahan saat korban dan pelaku sedang dalam perjalanan mencari makan.
SuaraSurakarta.id - Kasus penemuan mayat perempuan di area persawahan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sempat menggegerkan publik. Peristiwa ini menjadi perhatian luas setelah video penemuan korban beredar di media sosial.
Polisi akhirnya memastikan bahwa perempuan berinisial R (26), warga Grobogan, merupakan korban pembunuhan. Fakta yang lebih mengejutkan, pelaku diduga adalah pacarnya sendiri.
Berikut 7 fakta penting yang merangkum kronologi dan perkembangan kasus tersebut.
1. Penemuan Mayat di Area Persawahan yang Sepi
Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Kabupaten Sragen Kamis 19 Februari Lengkap dengan Doanya
Korban ditemukan di area persawahan Dukuh Bulakrejo, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, dalam kondisi tengkurap di dekat sepeda motornya. Lokasi yang relatif sepi membuat kejadian ini tidak langsung diketahui warga.
Penemuan tersebut kemudian viral setelah sebuah video berdurasi singkat diunggah di media sosial, memperlihatkan kondisi korban di lokasi kejadian. Hal ini membuat kasus cepat menyita perhatian publik.
2. Identitas Korban Berhasil Diungkap
Setelah dilakukan identifikasi, polisi memastikan korban adalah R (26), warga Dusun Jimbar, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.
Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudho, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi identitas korban dan menghubungi keluarganya.
Baca Juga:Viral Kades Mandi Lumpur di Jalan Rusak, Pemkab Sragen Akui Sempat Masuk Rencana Pembangunan Tapi...
“Benar, terhadap korban juga sudah kita temukan identitasnya serta keluarganya,” ujarnya kepada awak media.
3. Pelaku Adalah Pacar Korban
Hasil penyelidikan mengarah pada satu nama, yakni S alias B (35), yang diketahui merupakan pacar korban. Pelaku bekerja sebagai buruh operator mesin kombi dan berdomisili di wilayah Sukodono, Sragen.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiyana Syamsu Indyasari, membenarkan hal tersebut.
“Pelaku dalam peristiwa ini dilakukan oleh tersangka dengan inisial S alias B,” jelasnya dalam konferensi pers.
Fakta ini menambah sisi tragis kasus, karena kekerasan terjadi dalam hubungan yang seharusnya dilandasi kepercayaan.