- Kecelakaan terjadi Senin (9/3/2026) pukul 04.30 WIB di Tawangmangu, Karanganyar, saat motor menabrak tembok SPPG.
- Sepeda motor Honda Vario yang membawa satu keluarga berisi empat orang diduga hilang kendali di jalan menurun.
- Dua korban, ayah (Anton Purnomo) dan anak (Hazard Bondan Purnomo), meninggal dunia saat perawatan medis.
Rombongan tersebut diketahui melaju dari arah selatan, yakni dari kawasan Tawangmangu menuju ke arah barat menuju wilayah Karanganyar.
Kondisi jalan yang menurun dan menikung kerap menjadi faktor risiko kecelakaan jika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi atau pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan dengan baik.
5. Seluruh Penumpang Mengalami Luka
Benturan keras yang terjadi membuat seluruh penumpang mengalami luka. Pengendara motor, Anton Purnomo, dilaporkan mengalami luka pada bagian dada.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Tawangmangu, Polisi Tetapkan Sopir Minibus Sebagai Tersangka
Sementara dua penumpang anak-anak, yakni Hazard Bondan Purnomo dan Muhammad Ridwan Purnomo, mengalami luka di bagian kepala.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar Iptu Faham R yang mewakili Kasatlantas AKP Agista Ryan Mulyanto membenarkan kejadian tersebut.
“Sepeda motor Honda Vario dengan plat AD-5993-ZA menabrak tembok SPPG Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar tadi pagi,” ujar Faham dalam keterangannya.
6. Sempat Dilarikan ke Puskesmas Tawangmangu
Setelah kecelakaan terjadi, seluruh korban segera dilarikan ke Puskesmas Tawangmangu untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:Belum Ada Tersangka Kecelakaan Maut Tawangmangu, Ini Penjelasan Polisi
Petugas berusaha memberikan pertolongan kepada para korban yang mengalami luka akibat benturan keras.
Namun kondisi korban yang cukup parah membuat proses penanganan medis menjadi sangat krusial, terutama bagi pengendara dan salah satu penumpang anak.
7. Ayah dan Anak Meninggal Dunia
Nasib tragis menimpa dua korban dalam kecelakaan tersebut. Anton Purnomo selaku pengendara motor dan Hazard Bondan Purnomo yang duduk di bagian depan sepeda motor meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Keduanya merupakan ayah dan anak. Mereka dinyatakan meninggal dunia dalam proses penanganan medis setelah sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan.
“Namun dalam perjalanan, pengendara Anton Purnomo dan salah satu penumpang motor yang duduk di depan bernama Hazard Bondan Purnomo meninggal dunia dalam perawatan,” jelas Faham.