- Dinas Damkar Solo membantu pemakaman jenazah Rusminigsih (43) seberat 200 kg pada Senin (5/1/2026) di Sukoharjo.
- Petugas menggunakan sistem coring dan basket karena berat jenazah memerlukan teknik khusus penurunan ke liang lahat.
- Pelayanan pemakaman khusus jenazah berat ini gratis dan merupakan tugas tambahan Damkar Solo setelah laporan keluarga.
SuaraSurakarta.id - Tugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran. Terbaru Damkar Solo juga ikut membantu prosesi pemakaman warga yang meninggal dengan berat 200 kg.
Ini yang dilakukan oleh Dinas Damkar Kota Solo, yang dapat permohonan bantuan pemakaman jenazah warga dengan berat kurang lebih 200 kg, Senin (5/1/2026).
Jenazah tersebut merupakan warga bernama Rusminigsih (43) warga Makam Bergolo RT 03 RW 08 Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo. Jenazah dimakamkan di Makam Daksinoloyo Danyung Sukoharjo.
Dalam proses pemakaman ada belasan petugas damkar dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga linmas.
Baca Juga:7 Layanan Sewa Motor di Solo yang Pas Buat Liburan Akhir Tahun 2025
Teknik penurunan jenazah yang digunakan dengan sistem coring dan memakai basket mengingat jenazah berat badannya mencapai 200 kg.
"Kita di sini melibatkan 12 personil penyelamatan dinas damkar dengan menggunakan sistem coring untuk penurunan jenazah dan kita memakai basket. Karena untuk jenazah tidak mungkin dimasukan dalam peti, karena terlalu besar dengan berat badan kurang lebih 200 kg," terang Komandan Regu Penyelamatan Carli Dinas Damkar Solo, Matias Andri saat ditemui, Senin (5/1/2026).
Andri mengatakan tidak ada kendala yang cukup berati, kendalanya cuma tempat. Tanahnya juga basah dan lembek usai diguyur hujan sehingga sedikit licin.
"'Lancar prosesnya dari rumah duka sampai pemakaman masih bisa terjangkau dan teratasi oleh tim kita," ungkap dia.
Menurutnya kasus ini bukan yang pertama ditangani oleh Damkar Solo yang membantu pemakaman jenazah yang cukup berat. Sebelumnya pernah menangani kejadian seperti ini di Kelurahan Banyuanyar, Banjarsari.
Baca Juga:7 Promo Hotel di Solo yang Bikin Liburan Tahun Baru 2025 Makin Hemat dan Nyaman
"Untuk Damkar Solo ini kejadian yang kedua. Yang pernah di Banyuanyar, itu dengan berat lebih dari 200 kg. Sistemnya sama yang digunakan untuk penurunan jenazahnya," jelas dia.
"Alat yang digunakan itu ada tripod hingga satu set peralatan buat vertical rescue," lanjutnya.
Andri menyebut bahwa ini permohonan permintaan dari pihak keluarga mengingat berat badan jenazah. Awalanya itu pihak keluarga melaporkan ke Dinas Damkar, yang selanjutnya ditindaklanjuti.
"Kemarin dari pihak keluarga melaporkan kepada personil kita di pos jaga. Akhirnya kita tindaklanjuti, kita tadi langsung ke rumah duka dan cek lokasi di pemakaman," cerita dia.
Bagi warga yang minta permohonan petugas damkar untuk membantu proses pemakaman bisa langsung menghubungi.
"Mekanismenya tinggal lapor saja ke Dinas Damkar, pasti akan kita tindaklanjuti. Ini tidak ada biaya apapun, ini merupakan pelayanan murni untuk masyarakat," paparnya.