Selain tidak mudah, kendala lain dalam penyajian makanan segar adalah dari sisi transportasi.
"Ini juga kami alami kemarin. Jadi kami sudah masak, tapi tidak bisa menjangkau di tempat-tempat di mana jamaah haji tinggal, terutama di hotel-hotel di Mekkah. Ini juga menjadi catatan, sehingga salah satu solusi yang terbaik adalah makanan siap saji dari PT Halalan Thayyiban Indonesia yang sifatnya lebih praktis," katanya lagi.
Sementara itu, atas keberhasilannya, PT HATI mendapatkan penghargaan dari perusahaan di Arab Saudi Mashariq Mutamayyizah (Rakeen), karena dinilai sukses melayani pesanan untuk rangkaian Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sebanyak 1.286.400 porsi, dan pesanan dari Kemenag sejumlah 218.400 porsi untuk Hotel Makkah.
Baca Juga:Cerita Murih Slamet, Sopir Dinas Gibran dapat Tawaran Ibadah Haji Lewat Undangan UEA