"Kami sebagai pelatih harus sabar untuk mencetak atlet disabilitas berprestasi. Tak sekadar teknik, pelatih juga harus tahu latar belakang dan cerita masa lalu atlet untuk mengetahui kondisi psikologisnya," ungkap Kevin Fabiano, Rabu (15/11/2023).
Kevin mengatakan melatih atlet difabel merupakan hal yang kompleks. Dia harus melihat kondisi para atlet tersebut sebelum memberikan menu latihan.
Menurutnya, ada yang keluarganya pada awalnya malu karena memiliki anggota yang cacat, ada yang dikeluarkan dari keluarga.
"Dengan latar belakang yang berbeda itu saat mereka datang, kita cari informasi dulu. Perlu kedekatan kalau sudah tahu kondisinya, saat memberikan teknik dan program jadi lebih mudah," paparnya.
Baca Juga:Heboh Dugaan Intimidasi Kantor PDIP, Relawan Ganjar-Mahfud MD di Sragen Buka Suara
Baginya, terjun ke dunia politik adalah jalan untuk mengabdi sepenuh hati bagi bangsa dan negara, seperti halnya saat dia menekuni jadi pelatih professional untuk atlet disabilitas.
Dia berjuang sebagai bacaleg muda PDI Perjuangan Solo, dirinya ingin membawa semangat gotong royong dan merangkul semua lapisan masyarakat untuk terus bersama membangun Kota Solo.
"Saya bersyukur diberi amanah DPC PDIP Solo untuk maju mengikuti kontestasi politik tahun depan," jelas Kevin.
Kevin siap menambah jumlah target kursi DPRD Solo dari 30 menjadi 35. Dia juga siap bekerja keras untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang satu putaran.
Berikut ini profil lengkap Kevin Fabiano, M.Or, AIFO-P:
Baca Juga:Politisi Partai Gerindra Sentil FX Rudy Soal Klaim Intimidasi PDIP: Politik Itu Jangan Baper
![Profil Kevin Fabiano, Caleg PDIP Kota Solo Dapil III. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/11/15/57125-kevin-fabiano.jpg)