Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Solo, YF Sukasno menjelaskan sangat menyanyangkan mandeknya proyek penataan koridor Juanda dan Mojo.
"Itu bukan tidak selesai tapi kontraktornya tidak punya uang. Istilahnya sudah tidak sehat, tapi mau pakai istilah apa, yang jelas mereka tidak punya uang," papar dia.
Sukasno menambahkan, kontraktor beli material sudah tidak bisa, gaji pekerja pun tersendat sehingga sudah berhenti proyeknya.
"Kontraktor sudah angkat tangan, istilahnya mengibarkan bendera putih. Sehingga tidak bisa melanjutkan dan diputus kontrak," jelasnya.
Kontributor : Ari Welianto