"Kompetensi keamanan digital di antaranya: pengamanan perangkat digital, identitas digital, mewaspadai penipuan digital, dan paham rekam jejak digital," tuturnya.
Dalam paparannya Adhi juga berpesan agar para pelaku bisnis digital mewaspadai kejahatan phising dan scam. Phising merupakan upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Adapun scam adalah bentuk penipuan melalui telepon, email, messaging, dengan tujuan pada umumnya untuk mendapatkan uang dari para korbannya.
"Contohnya peretasan akun, impersonasi, penjual pulsa, lowongan kerja palsu, modus percintaan, dan lainnya," kata Adhi Prasnowo.
Sejak diselenggarakan pada 2017, Gerakan Literasi Digital Nasional telah menjangkau 12,6 juta orang. Pada tahun 2022 ini, Kominfo menargetkan pemberian pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga Indonesia.
Baca Juga:Kejahatan Siber di Indonesia Meningkat Tajam di Masa Pandemi Covid-19
Dipandu oleh moderator Theodora Mayang Sisilitan, webinar kali ini juga menghadirkan narasumber influencer Ana Livian sebagai key opinion leader.