Sejumlah Kerbau Keturunan Kyai Slamet Keraton Kasunanan Surakarta Positif PMK, Persiapan Kirab Malam 1 Suro Terganggu

Enam ekor yang terjangkit PMK dilakukan karantina beberapa hari dan dipisah dengan kerbau yang tidak terjangkit di kandang Mahesa di Alun-alun Kidul.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:44 WIB
Sejumlah Kerbau Keturunan Kyai Slamet Keraton Kasunanan Surakarta Positif PMK, Persiapan Kirab Malam 1 Suro Terganggu
Kawanan kerbau keturunan Kyai Slamet milik Keraton Kasunanan Surakarta saat mengikuti kirab malam satu suro. [ANTARA]

Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan sejauh ini kirab peringatan malam satu suro diizinkan dan tidak masalah.

"Tapi kalau melihat kerbau bule ada yang terjangkit PKM akan dilihat dulu. Sudah ada penanganan, akan kita vaksin PMK," terangnya.

Terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo, Eko Nugroho Isbandijarso menambahkan
saat dilakukan pemeriksaan ditemukan tujuh kerbau keturunan Kyai Slamet terjangkit PMK dan satu mati.

"Kondisi sekarang terus membaik. Itu sudah dipisahkan dengan kerbau yang sehat, untuk yang sehat nanti akan dicek apakah perlu divaksin atau tidak," ucap dia.

Baca Juga:200 Sapi di Giripurno Divaksin Aftopor, Vaksinasi PMK di Kebumen

Saat ditanya apakah bisa kirab, masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter seperti apa. Kalau misalnya memungkinkan akan merekomendasikan kalau pihak keraton ingin kirab. 

Kalau kerbau yang sakit, kalau bisa jangan dikirab dulu menunggu masa pemulihan. Karena masa inkubasinya itu 14 hari dan kemungkinan pas kirab itu belum selesai.

"Menunggu pemeriksaan dari dokter hewan seperti apa. Kalau yang sakit sebaiknya jangan di kirab dulu, karena masa inkubasinya itu 14 hari," jelasnya.

Kontributor : Ari Welianto

Baca Juga:Pemkab Bantul Kembali Terima 800 Dosis Vaksin PMK Ternak

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak