facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ironis 2 Kecamatan di Kota Solo Tak Punya SMA Negeri, Gibran Ngadu ke Ganjar Pranowo

Ronald Seger Prabowo Rabu, 22 Juni 2022 | 20:38 WIB

Ironis 2 Kecamatan di Kota Solo Tak Punya SMA Negeri, Gibran Ngadu ke Ganjar Pranowo
Ilustrasi sekolah (unsplash.com/@isengrapher)

Kondisi itu membuat warga yang tinggal di wilayah yang tidak SMA atau SMK akan kesulitan untuk mencari sekolah.

SuaraSurakarta.id - Kota Solo mengalami kekurangan sekolah untuk jenjang SMA/SMK Negeri. Ironisnya, ada dua kecamatan di Kota Bengawan yang tidak memiliki SMA/SMK Negeri.

Kondisi itu membuat warga yang tinggal di wilayah yang tidak SMA atau SMK akan kesulitan untuk mencari sekolah. Bahkan harus terpental zonasinya ke luar kota.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pun akan meminta dan mengusulkan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk penambahan dan pemerataan sekolah di jenjang SMA dan SMK di Kota Solo. 

Karena untuk kewenangan SMA dan SMK itu berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Baca Juga: Bikin Pusing Orang Tua, Sekolah di Cianjur Diminta Bijak dalam Gelar Acara Perpisahan

"Saya sudah minta ke Pak Gubernur supaya ditambah," terang Gibran, Rabu (22/6/2022).

Di Kota Solo sendiri ada lima kecamatan. Dari delapan SMAN dan sembilan SMKN lokasinya ada di tiga kecamatan, Banjarsari, Jebres dan Serengan. 

Sementara di Kecamatan Pasar Kliwon dan Laweyan tidak ada sekolah jenjang SMAN.

"Di Kecamatan Pasar Kliwon tidak ada, di Laweyan juga tidak ada. Makanya saya minta ada penambahan. Kemarin kami koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, harus ada penambahan SMA," ungkap putra sulung Presiden Jokowi ini.

Gibran mengatakan, untuk solusi dalam waktu dekat akan membuka cabang sekolah di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.

Baca Juga: Kualitas Gibran Diuji Dulu di Kota Solo

Di sana rencana akan dibuka cabang SMAN 2 Solo, yang selama ini sekolah tersebut berlokasi di Jalan Monginsidi, Banjarsari. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait