Usai dicetak di atas lempengan monel yang sudah dibentuk, selanjutnya dibersihkan menggunakan air. Setelah itu baru dilengkungkan agar menjadi gelang.
Setelah selesai dilengkungkan, lalu diurutkan sesuai nama dan rombongan masing-masing calon haji.
Kemudian akan dibungkus dengan tulisan nama yang sesuai dengan nama yang tertera di gelang.
"Sejauh ini tidak ada kendala dalam proses pembuatan gelang. Karena sudah biasa setiap ibadah haji," ungkapnya.
Baca Juga:Sakit Radang Mata, Keberangkatan Dua Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda
Ia sendiri sudah membuat gelang identitas haji ini di Embarkasi Solo sejak tahun 2004 lalu.
Sementara itu Anggota Bidang Perbekalan Seksi Gelang PPIH Asrama Haji Donohudan, Suko Wiyono mengatakan jika gelang identitas saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Jika gelang identitas tahun ini tidak ada kode barcode nya, tapi fungsinya tetap sama.
"Adanya gelang ini sangat efektif membantu jemaah haji kita yang tersesat di Tanah Suci. Ini sebagai bentuk tugas dari pemerintah untuk memberikan perlindungan bagi jemaah haji kita," papar dia.
Ditambahkan, maka jika melihat gelang identitas, petugas haji di Arab Saudi bisa langsung mengetahui hotel atau maktab tempat jemaah haji tersebut menginap.
Baca Juga:Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi, Jokowi Ajak Bicara Soal Kuota Haji Hingga Isu Ekonomi
Gelang identitas haji tersebut akan dibagikan ke jemaah calon haji sebelum berangkat. Pada saat mereka mendapatkan pembekalan mengenai proses awal hingga nanti berada di Tanah Suci.