Psikolog Ungkap Literasi Kesehatan Mental di Indonesia Masih Rendah

Stigma kesehatan mental masih terjadi di masyarakat Indonesia dan perlu upaya untuk menghapus stigma tersebut

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 05 Juni 2022 | 06:05 WIB
Psikolog Ungkap Literasi Kesehatan Mental di Indonesia Masih Rendah
Ilustrasi kesehatan mental. Stigma kesehatan mental masih terjadi di masyarakat Indonesia dan perlu upaya untuk menghapus stigma tersebut. [pexels.com/Daniel Reche]

Kendati demikian, kesadaran soal kesehatan jiwa terus membaik selama beberapa tahun belakangan, di mana orang-orang mulai nyaman bercerita soal kondisi kesehatan mentalnya secara terbuka.

Model Danella Ilene, pemenang Indonesia's Next Top Model, adalah salah satu yang terbuka mengenai pergulatan soal kesehatan mental. Ilene, sapaan akrabnya, pernah mengalami kecemasan di awal karier sebagai model. Industri yang menerapkan standard kecantikan tinggi memberikan tekanan besar kepadanya.

Selama tiga tahun, tekanan itu membuatnya merasa depresi dan menjalani pola makan yang salah. Selama tiga tahun, sejak 2015, Ilene tak memahami apa yang sebenarnya dia alami.

"Yang kurasakan adalah sedih, merasa kurang, tidak bersahabat dengan badan sendiri, insomnia, depresi, suicidal thoughts," ujar dia.

Baca Juga:Lakukan Tes Kesehatan Mental, Ahreum Eks T-ara Bikin Khawatir Penggemar

Puncak ketidaknyamanan dirasakan pada 2018 hingga akhirnya dia mencari pertolongan, berawal dari mencari informasi di dunia maya dan kemudian mendapatkan kontak psikolog.

"Sekali konseling, mataku langsung terbuka, terjawab apa yang selama ini ingin kuketahui," katanya, menambahkan akhirnya dia bisa berdamai dan melanjutkan hidup.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini