"'Mengko sik' (Nanti dulu)," paparnya.
Ketua Pengurus Takmir Masjid Agung Keraton Surakarta Muhammad Muhtarom mengatakan renovasi bangunan utama menjadi tanggung jawab oleh Kementerian PUPR.
"Yang tahun 2022 ini perencanaan, 2023 insyaallah pelaksanaan. Yang PUPR kota ini 'master plan' (rencana induk) penataan kawasannya, ada BCB (Balai Cagar Budaya) ada semacam kajian-kajian mana yang sudah berbenturan dengan bangunan baru," tegas dia.
Baca Juga:Gibran Diduga Langgar UU, Pakar Sebut Harus Dinonaktifkan Jadi Wali Kota Selama 3 Bulan