facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pandemi COVID-19 Belum Usai, Mendagri Minta Kepala Daerah Tetap Kampanyekan Prokes

Budi Arista Romadhoni Kamis, 06 Januari 2022 | 07:58 WIB

Pandemi COVID-19 Belum Usai, Mendagri Minta Kepala Daerah Tetap Kampanyekan Prokes
Ilustrasi Pelaksanaan prokes COVID-19. Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah terus mengkampanyekan prokes guna mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron. [Dok Suara.com]

Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah terus mengkampanyekan prokes guna mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron

SuaraSurakarta.id - Pandemi COVID-19 masih belum berakhir di awal tahun 2022. Pemerintah pun mendorong masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah terus mengkampanyekan prokes guna mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron.

"Saya sudah sampaikan kepada Gubernur Lampung, wali kota, dan bupati agar tetap mengkampanyekan prokes, terutama penggunaan masker karena apa pun variannya semua masuk lewat rongga pernapasan," kata Mendagri, di Bandarlampung, Rabu malam (5/1/2022).

Ia meminta seluruh kepala daerah di Lampung mempercepat vaksinasi, terutama untuk warga lanjut usia (lansia) dengan cara "door to door".

Baca Juga: Libur Tahun Baru Tanpa Lonjakan Kasus COVID-19

"Dengan begitu diharapkan tingkat kematian dan keterjangkitan masyarakat terhadap COVID-19, terutama orang tua bisa menurun," kata dia.

Mendagri mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak lengah karena dalam dua pekan ke depan, setelah Natal dan Tahun Baru 2022 merupakan masa yang sangat penting dan mudah-mudahan tidak ada lonjakan secara nasional, termasuk kasus di Lampung tetap landai.

"Ini tes yang sangat penting dengan kekebalan tubuh yang cukup tinggi jadi modal kita. Adanya varian Omicron mudah-mudahan bisa diatasi oleh kemampuan antibodi yang telah diumumkan relatif tinggi," kata dia.

Namun begitu, Tito meminta seluruh daerah menyiapkan skenario terburuk apabila terjadi lonjakan kasus COVID-19.

"Ketika ada lonjakan kasus masuk rumah sakit diberikan perawatan maksimal kita sudah siap. Dalam satu bulan ini, saya minta betul-betul disiapkan semuanya, baik itu obat, tenaga kesehatan, oksigen, dan lainnya, kita harus belajar dari pengalaman yang lalu," katanya.

Baca Juga: Tak Terpengaruh Pandemi COVID-19, Tesla Jual Lebih dari 936.000 Unit Kendaraan di 2021

[ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait