Delivery Fee Terlalu Besar, Gibran Minta Aplikasi Pengiriman Makanan tak Beratkan UMKM

Gibran Rakabuming Raka meminta penyedia jasa pengiriman makanan berbasis aplikasi tidak memberatkan pelaku UMKM dengan membenani biaya kirim yang terlalu besar

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 30 Desember 2021 | 06:00 WIB
Delivery Fee Terlalu Besar, Gibran Minta Aplikasi Pengiriman Makanan tak Beratkan UMKM
Ilustrasi gofood, food delivery, pesan antar makanan. Gibran Rakabuming Raka meminta penyedia jasa pengiriman makanan berbasis aplikasi tidak memberatkan pelaku UMKM dengan membenani biaya kirim yang terlalu besar. [shutterstock]

SuaraSurakarta.id - Memesan makanan menggunkan aplikasi pemnyedia jasa pengiriman makanan kini menjadi favorit masyarakat. Namun sayang, jasa pengiriman makanan itu memberatkan para pelaku UMKM. 

UMKM pun menaikan harga standar mereka jika membeli dari layanan aplikasi jasa pengiriman makanan tersebut. Tak jarang, dengan menaikan harga malah membuat pelanggannya kabur. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta penyedia jasa pengiriman makanan berbasis aplikasi tidak memberatkan pelaku UMKM dengan membenani biaya kirim yang terlalu besar.

"Delivery fee-nya besar juga mematikan UMKM," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga:Grab, Emtek, dan Bukalapak Kolaborasi Siapkan Solo Jadi Smart City

Terkait hal itu, ia sudah menyampaikan keberatannya kepada jajaran manajemen dari perusahaan penyedia jasa pengiriman makanan berbasis aplikasi tersebut.

"Ini saya sampaikan langsung ke bosnya saat di Solo Techno Park (STP) kemarin," katanya.

Ia mengatakan ongkos kirim yang terlalu besar tersebut bukan hanya merugikan pelaku UMKM atau penjual tetapi juga pengemudi ojek online.

"Kemarin ketua paguyubannya juga saya panggil. Kebijakan ini juga merugikan driver, tetapi sejauh ini bisa dibicarakan," katanya.

Ia mengatakan jika ongkos jasa antar makanan tidak dikurangi, ia akan membuat aplikasi sendiri agar UMKM terbantu dan bisa berkembang lebih besar.

Baca Juga:Tegas! Kirim Pesan Tidak Sopan, Gibran Pecat Pengemudi BST Nakal

"Nggak ada salahnya kita bikin sendiri. Bukannya mau menandingi, tetapi kalau sudah berjalan baik ya nggak perlu, kalau merugikan ya kita bikin sendiri, kenapa enggak," katanya.

Meski demikian, jika pembuatan aplikasi memang harus dilakukan, ia tidak akan membuatnya secara asal-asalan.

"Ya kalau bikin aplikasi nggak sak-sake (asal-asalan). Selama ini yang tak lihat sak-sake," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak