Ingin Liburan di Tengah Ancaman Omricon? Pahami Dulu Deretan Risikonya

Perlu pertimbangan matang sebelum Anda memutuskan untuk berlibur bersama kelaurga.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 21 Desember 2021 | 17:45 WIB
Ingin Liburan di Tengah Ancaman Omricon? Pahami Dulu Deretan Risikonya
Ilustrasi liburan. [Unsplash/Ivana C]

"Alhamdulillah sekarang sudah bisa anak 6 tahun -11 tahun divaksin yang mana setelah divaksin akan merasa lebih lega dan aman bagi anak dan anggota keluarga melakukan perjalanan," tutur dia.

Efa menyarankan perjalanan setidaknya dilakukan setelah 4-6 pekan setelah anak divaksin agar manfaatnya bisa optimal pada anak.

"Tetapi bila anak baru divaksin tetapi perjalanannya sebentar lagi, anak masih tetap dapat efeknya Insya Allah, walaupun tidak seoptimal ketika sesuai dengan waktu yang sudah direkomendasikan," kata dia.

Kemudian, perhatikan aktivitas-aktivitas yang aman termasuk fasilitas umum yang digunakan bersama seperti toilet.

Baca Juga:Denpasar Optimis Bisa Mengantisipasi Omicron di Tengah Serbuan Wisdom ke Bali

Selain itu, pertimbangkan ketika akan berlibur bersama keluarga yang tidak tinggal serumah antara lain tidak ada dari mereka berisiko COVID-19 dengan gejala berat seperti pasien komorbid, dan lihat peta pesebaran COVID-19 di lokasi tujuan.

"Kalau Anda tipe yang sangat takut, cemas jangan memaksakan melakukan vacation, karena percayalah tujuan yang tadinya ingin didapatkan saat vacation tidak akan didapatkan karena sepanjang perjalanan Anda berpikir apakah ini aman," ujar Efa.

Terakhir, ketika memilih berlibur apalagi bersama anak, Efa mengingatkan agar Anda jangan sampai tidak dapat esensi dari vacation.

"Jadi, pastikan saat merencanakan suatu liburan, kita akan sampai pada tujuan akhir bahwa mau healing, rileks dan charge battery sehingga siap menghadapi rutinitas harian dengan lebih bahagia," pungkasnya.

Baca Juga:Naik Jelang Nataru, Tiap Hari Nyaris 150 Orang ke Luar Jakarta Lewat Terminal Kalideres

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini