Pandemi Covid-19 Tak Menyurutkan Orang Beli Rumah, KPR Subsidi di Solo Raya Meningkat

Penyaluran KPR subsidi di wilayah Solo raya tercatat konsisten tinggi selama pandemi Covid-19

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 03 Desember 2021 | 08:12 WIB
Pandemi Covid-19 Tak Menyurutkan Orang Beli Rumah, KPR Subsidi di Solo Raya Meningkat
Penyaluran KPR subsidi di wilayah Solo raya tercatat konsisten tinggi selama pandemi Covid-19. [Dok Suara]

“Ini [BP2BT] juga program dari kementerian. Kalau yang FLPP bantuan di angsuran flat, kalau ini di uang muka. Angsurannya dibantu fixed sepuluh tahun, lalu floating di tahun ke sebelas,” terangnya.

Tingginya capaian penyaluran rumah subsidi bahkan diakui pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dilansir laman https://www.pu.go.id/ November lalu, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menutup penyaluran dana FLPP dengan capaian tertinggi sejak 2010.

FLPP ditutup pada 31 Oktober 2021 pukul 23.59 WIB dengan nilai Rp19,57 triliun untuk 178.728 unit atau 113,48%. Angka tersebut melebihi target pemerintah yang hanya 157.500 unit.

Vice President Bank Mandiri Soloraya, Ony Suryono Widodo, Selasa (30/11/2021) mengatakan hingga Oktober 2021 Bank Mandiri Area Solo telah menyalurkan kredit FLPP ke 135 debitur dengan nilai total Rp18,2 miliar. Jika dihitung berdasarkan lokasi kantor cabang penyaluran kredit FLPP Soloraya, Solo paling tinggi yakni Rp8,8 miliar atau berkontribusi 48,3 %.

Baca Juga:Penjualan Rumah Segmen Rp 1 Miliar Paling Laris di Kuartal III 2021

Antusiasme masyarakat terhadap program FLPP terbilang sangat baik. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah aplikasi pemohon yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Kami perkirakan tren tersebut akan berlanjut sampai beberapa tahun ke depan,” kata Ony.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini