Sempat muncul dugaan jika Joko Riyanto tewas tertembak. Namun Kapolresta Solo saat itu, Kombes Pol Iriansyah mengatakan jika korban meregang nyawa diduga dikeroyok oleh anggota suporter lainnya.
"Korban itu dikeroyok oleh suporter. Mungkin dikira intel yang menyamar," ucapnya kala itu.
Dalam petualangan di pentas Divisi Uutama 2014, langkah Persis Solo terhenti di 8 Besar usai hanya menjadi juru kunci di Grup II di bawah Martapura FC, Borneo FC, dan PSCS Cilacap.
Baca Juga:PSG Pati dan Rans Cilegon Dianggap Sebagai Tim yang Tidak Disiplin di Liga 2, Persis Solo?