Gibran menilai jika akses jalan-jalan tersebut kondisinya kurang baik dan menganggu. Padahal berada di Kampung Wisata Batik Kauman yang merupakan salah satu kampung tertua di Kota Solo.
"Kondisinya kurang baik dan menganggu," paparnya.
Gibran menjelaskan bahwa Kampung Batik Kauman dengan konsep wisata kampung harus didukung infrastruktur yang bagus. Ini agar memudahkan wisatawan saat mengunjungi Kampung Batik Kauman.
"Ya, ini saya bersama Pak Gunawan Setiawan menyoroti infrastruktur yang ada. Akan segera kita perbaiki jalan-jalan yang rusak agar mudah dilewati becak, sepeda, atau kendaraan lain yang melintas. Ini penting karena konsepnya adalah wisata kampung," tandas dia.
Baca Juga:Ini APBD 2022 Kota Solo yang Diajukan Wali Kota Gibran, Nilainya Sampai Rp2 Triliun
Kontributor : Ari Welianto