SuaraSurakarta.id - Panitia Pelaksana (Panpel) Liga 2 menilai kerusakan fasilitas Stadion Manahan Solo tidak disengaja.
Perbaikan langsung dilakukan dan mengecek apa yang terjadi di lapangan.
"Memang ada kerusakan tapi tidak seberapa. Tampaknya bukan kerukan yang disengaja seperti yang viral di media sosial (medsos)," terang Ketua Panpel Liga 2 Stadion Manahan, Ginda Ferachtriawan, Rabu (6/10/2021).
Ginda menegaskan, fasilitas yang rusak itu engsel pintu kamar mandi, engsel bangku pemain, ada kran yang copot tapi beda ruangan.
Baca Juga:Fasilitas Stadion Manahan Rusak Usai Laga PSG Pati vs PSCS, Gibran: Resiko Tuan Rumah
Adanya kerusakan ini, panpel melihat ini sebagai bahan evaluasi dan perlu ditindaklanjuti ke depannya baiknya seperti apa.
![Beredar foto salah satu locker room Stadion Manahan diduga dirusak. [Instagram @pasoepatinet]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/10/05/18420-stadion-manahan.jpg)
Hasil evaluasi ini akan dijadikan masukan kepada pengelola Stadion Manahan Solo.
"Ini jelas sebagai bahan evaluasi bagi panpel. Berharap tidak terulang lagi," ungkap dia.
Ginda mengakui jika kerusakan ini bukan yang pertama terjadi setiap ada pertandingan.
"Pernah terjadi, seperti lampu mati, AC tidak menyala. Itu ya, langsung kita perbaiki dan pengecekan ulang juga," imbuhnya.
Baca Juga:Menjamu Muba Babel United Malam Ini, Laga Pembuktian Sriwijaya FC
Penyisiran akan dilakukan setiap ada pertandingan di Stadion Manahan. Sebelum dan sesudah pertandingan dilakukan pengecekan dengan menyisir diberbagai bagian stadion.
- 1
- 2