alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Budi Arista Romadhoni Minggu, 26 September 2021 | 11:58 WIB

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi otak, organ dalam. Dokter memberikan saran untuk mewaspadai beberapa gejala yang mengakibatkan pendarahan otak. (Pixabay/VSRao)

Dokter memberikan saran untuk mewaspadai beberapa gejala yang mengakibatkan pendarahan otak

“Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan tekanan dari posisi datar, duduk, atau tegak."

Menurut Subrady, mengejan ketika buang air besar, batuk berulang, atau batuk dengan menahan napas dapat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba.

"Valsava manuver atau mengedan dapat menjadi pencetus peningkatan tekanan intra kranial. Peningkatan tekanan intrakranial ini dapat menyebabkan pecah pembuluh darah pada penderita darah tinggi yang menyebabkan perdarahan otak. Valsava manuver atau mengejan juga biasa dilakukan saat batuk, buang air besar, atau menahan nafas."

Proses seseorang mengalami pendarahan pada otak dapat bervariasi. Ada yang hitungannya hari, bulan, atau tahun, tergantung dari orangnya sendiri apakah gejala-gejala yang dirasakan dianggap keluhan atau tidak.

Baca Juga: Muncul Lagi Kabar Tukul Meninggal Dunia, Manajer Bilang Begini

"Semakin cepat seseorang mengenali gejala, maka semakin mudah diminimalisir pendarahan pada otak,” katanya.

Jika seseorang sudah mengalami pendarahan pada otak, maka seseorang dapat mengalami hilang kesadaran, terjatuh tiba-tiba, atau tidak terbangun dari tidur.

Penyebab

Penyebab pecah pembuluh darah antara lain ada kelainan di pembuluh darah seperti pembuluh darah keras atau aterosklerotik, pembuluh darah melebar atau aneurima, pembuluh darah yang bocor atau fistula.

Hal tersebut dapat terjadi karena adanya faktor risiko penyakit seperti darah tinggi, obesitas, kolesterol, diabetes melitus, asam urat, dan stroke. Penyakit-penyakit tersebut jika tidak dikontrol secara rutin akan berakibat fatal yang berujung pada pendarahan pada otak.

Baca Juga: Tukul Arwana Alami Pembengkakan Kepala Setelah Operasi

Konsumsi obat-obatan psikotropika atau obat-obatan pengencer darah juga dapat memicu peningkatan tekanan darah dan berujung pada pendarahan pada otak. Selain itu, faktor risiko umur juga menjadi salah satu pemicu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait