Ini Penyebab Vagina Gatal-gatal yang Membuat Aktivitas Wanita Tidak Nyaman

Organ vital wanita, atau vagina mengalami gatal-gatal membuat aktivitas wanita tidak nyaman

Budi Arista Romadhoni
Senin, 13 September 2021 | 21:35 WIB
Ini Penyebab Vagina Gatal-gatal yang Membuat Aktivitas Wanita Tidak Nyaman
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

SuaraSurakarta.id - Mengalami masalah pada Vagina atau organ intim pada wanita memang membuat tidak nyaman. Hal itu tentu saja membuat aktivitas terganggu. 

Salah satu masalah yang kerap muncul pada organ intim wanita adalah vagina kering.Ada banyak faktor yang membuat vagina kering.

Dilansir dari Healthots, Dr Aruna Kalra, direktur, kebidanan & ginekologi, Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, mengatakan  bahwa seseorang mungkin mengalami gatal-gatal, terbakar, kemerahan, ketidaknyamanan pada vagina, beberapa jenis gejala kencing seperti frekuensi buang air kecil atau urgensi buang air kecil atau dan bahkan hubungan seksual yang sangat sulit, hubungan seksual yang menyakitkan, dispareunia jika vagina kering.

"Jadi, begitu kita mengetahui penyebab kekeringan pada vagina, kita dapat menghilangkan penyebabnya dan itu akan menjadi lebih baik, ”kata Dr Aruna Kalra, direktur, kebidanan & ginekologi, Rumah Sakit CK Birla, Gurugram.

Baca Juga:Vagina Kering dan Iritasi, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Untuk tahu lebih lanjut, berikut ini sejumlah penyebab vagina kering.

1. Kekurangan estrogen atau kekurangan hormon

Salah satu penyebab paling umum dari kekeringan vagina adalah penurunan kadar estrogen. Tapi apa yang bisa menyebabkan kekurangan hormon (kadar estrogen rendah)? Dr Kalra mengatakan, “Itu bisa terjadi setelah melahirkan, selama menyusui. I

ni juga dapat terjadi pada seseorang yang menjalani radioterapi atau kemoterapi untuk beberapa jenis kanker. Selain itu, pada mereka yang pascamenopause dan menopause setelah ovarium diangkat melalui pembedahan. Itulah beberapa penyebab di balik kekurangan hormon.”

2. Pil KB hormonal

Baca Juga:Bikin Tak Nyaman, Simak 3 Penyebab Umum Vagina Kering

Kekeringan vagina bisa menjadi efek samping hormonal dari beberapa metode pengendalian kelahiran seperti pil KB hormonal yang mengandung hormon estrogen atau progesteron.

Itu terjadi karena pil KB menurunkan kadar testosteron wanita yang diproduksi oleh ovarium, yang menyebabkan kekeringan pada vagina.

3. Penggunaan beberapa jenis obat-obatan

“Beberapa jenis obat juga menyebabkan kekeringan pada vagina. Jika Anda menggunakan krim anti-estrogen untuk fibroid rahim, untuk endometriosis, atau jika Anda menggunakan obat anti-alergi untuk pilek, Anda dapat mengalami kekeringan pada vagina. Kekeringan pada vagina juga dapat disebabkan oleh banyak obat lain seperti antidepresan,” kata Dr Kalra.

Kekeringan vagina juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan di daerah panggul dan vagina. Bahkan, itu dapat menyebabkan hal-hal berikut:

  1. Sensasi terbakar atau gatal-gatal
  2. Penyakit kehilangan minat dalam hubungan seksual
  3. Pendarahan ringan setelah hubungan seksual
  4. Infeksi saluran kemih
  5. Nyeri saat berhubungan seksual

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak